Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru di MIN I Purwakarta Kabupaten Purwakarta Tidak Sesuai Spesifikasi.!
Purwakarta.Jawabarat.
Kondisi proyek pembangunan sekolah yang minim pengawasan dan menggunakan bambu sebagai pengganti material konstruksi penyangga utama (Scaffolding ) yang tertera dalam spesifikasi adalah pelanggaran serius terhadap standar teknis dan kontrak pembangunan. Hal ini dapat membahayakan keselamatan dan kualitas bangunan sekolah.
Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru di MIN 1 Purwakarta yang berlokasi Di Wilayah Kp. Geunggeureng, RT 07 RW 03, Desa Salem, Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Menjadi Sorotan Publik, di Duga CV. Bumi Utama Mandiri telah Abaikan perihal ( K3 ) tentang keselamatan kesehatan dan keamanan para pekerja Sebap hak Keselamatan para Pekerja Itu sangatlah utama dan wajib Hukumnya untuk di perhatikan, Jum’at 7 November 2025
Sanksi untuk pelanggaran K3 meliputi sanksi administratif (seperti denda, teguran, dan penghentian sementara/pencabutan izin usaha), sanksi pidana (kurungan penjara atau denda yang lebih besar, terutama jika terjadi kecelakaan fatal), dan sanksi lainnya seperti penyegelan lokasi kerja atau pembekuan proyek. Jenis dan besaran sanksi bervariasi tergantung tingkat dan dampak pelanggarannya. Sanksi pidana untuk pelanggaran K3 yang menyebabkan cedera serius atau kematian diatur dalam Pasal 190 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Papan Kegiatan :
Nomor SPK : B-15729/ke.10/ks.01.7/08/2025
Tanggal : 19 Agustus 2025
Pekerjaan : Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru, MIN 1 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta
Lokasi : Kabupaten Purwakarta
Nilai Kontrak : Rp 2.937.994.000
Sumber Dana : APBD DIPA Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat
Tahun Anggaran : 2025
Waktu Pelaksanaan :
135 ( Seratus Tiga Puluh Lima ) Hari Kalender, 19 Agustus 2025 s.d 31 Desember 2025
Penyedia Jasa : CV. Bumi Utama Mandiri
Alamat CV : Dusun Jetak Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis
Pelanggaran Standar Konstruksi
Proyek pembangunan gedung negara, termasuk sekolah, memiliki pedoman teknis yang ketat, sering kali mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR). Penggunaan bambu sebagai penyangga atau pengganti (Scaffolding) tidak sesuai dengan spesifikasi yang disetujui, meskipun bambu dapat digunakan untuk konstruksi non-struktural atau perancah sementara.
Keselamatan dan Mutu: Penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi dapat mengakibatkan kekuatan bangunan tidak optimal, dan risiko kegagalan struktur
Kontraktor/Pelaksana: Pihak yang secara langsung bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan harus sesuai dengan spesifikasi kontrak.
Konsultan Pengawas/Manajemen Konstruksi: Pihak yang bertugas mengawasi pelaksanaan di lapangan, memastikan kesesuaian dengan rencana, dan melaporkan ketidaksesuaian.
salah satu aktifis peduli terhadap pembangunan di Kabupaten Purwakrta ikut berkomentar terkait pekerjaan tersebut. Ia mengaku sangat kecewa dan menyayangkan karena menemukan pekerjaan yang asal asalan, baik dari sisi spesifikasi bangunan maupun metode kerja.
metode kerja yang di nilai tidak sesuai dengan prosedur sehingga hal tersebut kami nilai sewaktu-waktu bisa membahayakan struktur. Membahayakan keselamatan dan mutu bangunan yang tidak sesuai spek,” jelasnya, ke media ini, Jumat 7 Nopember 2025
“Sewaktu-waktu kami akan turun kembali untuk mengecek langsung proyek-proyek yang dikerjakan, dan saya harap temuan-temuan seperti itu tidak ditemukan lagi. Kedepan saya harap semua pengawas bisa bekerja secara profesional sehingga menghasilkan karya yang baik, bukan karya yang asal jadi,” katanya.
Sementara Ajo salah satu komite, saat di konfirmasi oleh media ini, milih bunkam karna. Takut salah jawab ungkap nya. hingga berita di turungkan belum memberikan keterangan ke media ini.
Dalam industri konstruksi, perancah adalah salah satu elemen penting yang mendukung kelancaran dan keselamatan dalam membangun struktur bangunan. Dengan mengenal berbagai jenis perancah serta fungsi dan manfaatnya, diharapkan anda dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya perancah dalam setiap proyek konstruksi. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa penggunaan perancah yang tepat akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai kesuksesan proyek konstruksi.
Tepat nya pada hari Jum’at, 7 November 2025 Sekitar Pukul 11:00 Awak Media Mendatangi lokasi Proyek tersebut dalam rangka kunjungan untuk Kontrol Sosial dan Konfirmasi kepada Pihak Pelaksana Proyek terkait Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru tersebut. menyaksikan dan melihat secara langsung ada beberapa pekerja yang bekerja di atas ketinggian 5-6 meter tepatnya di atas lantai 2′ tanpa memakai Alat pelindung diri ( APD ).
Hingga berita ini di terbitkan di minta pihak CV Bumi Utama Mandiri selaku pelaksana kerja harusnya lebih serius dalam memperhatikan pengawasan kepada para pekerjanya terkait perihal K3 agar projek tersebut bisa selesai dengan baik dan tepat pada waktunya tanpa terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan, ( Tim/Red )

































