“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

BANDUNG – Pakajaranupdate.com

Tabir gelap praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi semakin tersingkap dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (08/04/2026). Fakta mengejutkan muncul melalui kesaksian Yayat alias Om Lippo, yang mengungkap filosofi pungutan liar di Bekasi: “No pek-pek (uang), no jalan (proyek).”

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam persidangan tersebut, terungkap pula dominasi kontraktor tertentu, di mana rekanan berinisial SRJ (Sarjan) disebut berhasil menguasai hingga 154 paket proyek pada tahun anggaran 2024 melalui sistem “plotting” yang terstruktur.

​Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDA BMBK), Henry Lincoln, yang hadir sebagai saksi, mengakui bahwa setoran commitment fee sebesar 10% dari nilai kontrak adalah “kebiasaan lama” yang terus dipelihara.

​Henry membeberkan bahwa intervensi penentuan pemenang tender dikendalikan secara sentralistik oleh Riza, ajudan Bupati, yang memegang kendali atas Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Di rumah dinas, daftar proyek sudah “ditandai” untuk diserahkan kepada tim sukses atau kelompok tertentu, termasuk proyek prestisius Jembatan Akses Tol Gabus senilai Rp 24 Miliar.

​Saksi Yayat alias Om Lippo memperkuat keterangan tersebut dengan menjelaskan mekanisme ijon. Menurutnya, tanpa adanya setoran di muka kepada oknum di tingkat kedinasan (khususnya Dinas Sumberdaya air binamarga dan bina kontruksi dan dinas-dinas lainnya), kontraktor tidak akan mendapatkan paket pekerjaan.

​”Betul ada fee 10%. Istilahnya No pek-pek, no jalan. Tanpa uang, proyek tidak akan diberikan,” tegas Yayat saat dikonfrontasi mengenai BAP-nya.

​Dampaknya sangat fatal bagi publik. Dengan anggaran Dinas Bina Marga yang mencapai Rp 800 Miliar, kualitas infrastruktur di lapangan justru memprihatinkan. Yayat mencontohkan proyek jalan di Cipayung saat ini sudah “hancur” dan jembatan Pantai Bakti dengan anggaran 90 M yang kualitasnya kurang bagus akibat pemotongan anggaran di awal untuk suap.

​Henry Lincoln secara blak-blakan mengakui telah menerima uang tunai dari rekanan SRJ dengan total mencapai Rp 2,94 Miliar sepanjang tahun 2025. Meski diklaim telah dikembalikan baru-baru ini, namun uang tersebut belum berstatus sebagai barang sitaan KPK.

​Sidang ini memberikan gambaran nyata bagaimana anggaran publik di Kabupaten Bekasi diduga menjadi bancakan oknum pejabat dan kontraktor, sementara rakyat harus menerima hasil pembangunan yang berkualitas rendah.

Redaksi

Berita Terkait

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN
70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan
Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan
Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi
Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo
LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal
Gelar Dialog Kebangsaan di Cibarusah, Kang Fuad: Majelis ASTA CITA Adalah Jembatan Ulama dan Pemerintah
Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:56 WIB

Ahmad Soadikin: Produksi Jalan Terus, Tapi Sanksi Tak Pernah Benar-Benar Ditegakkan pada PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:58 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:37 WIB

PT Rosin Terus Dipersoalkan, Sanksi Resmi Pemerintah Belum Menghapus Kesan Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:09 WIB

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan

Berita Terbaru