Program Koperasi Merah Putih Diapresiasi Warga Garut karena Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 02:19 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, atas peluncuran dan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Program yang diinisiasi pemerintah ini dinilai mulai memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. Kepala Desa Karamatwangi, Rana Kurnia, AM, menyampaikan bahwa saat ini lebih dari 100 warga telah terserap dalam berbagai unit usaha yang tergabung di bawah payung Kopdes Merah Putih.

“Alhamdulillah, ada sekitar 100 tenaga kerja yang terserap di Operasi Desa Merah Putih. Ada sekitar 56 karyawan yang bekerja di unit Wigitan. Sisanya tersebar di sektor-sektor usaha seperti kopi, klinik tanaman, hingga budidaya tanaman kentang,” ujar Rana saat ditemui di sela kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Koperasi Merah Putih dan pihak swasta, Senin (9/6/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu agenda penting hari itu adalah penandatanganan kerja sama antara Koperasi Merah Putih Desa Karamatwangi dengan PT Indofood sebagai offtaker resmi hasil pertanian warga. Kerja sama ini menjawab keresahan lama petani terkait kepastian pasar, khususnya dalam sektor pertanian kentang.

“Satu masalah utama petani kentang adalah tidak adanya kepastian pasar. Tapi dengan adanya kontrak dengan Indofood, kini petani sudah mendapatkan harga tetap yang cukup menarik, yakni sekitar Rp10.300 per kilogram. Ini sangat membantu,” jelas Rana.

Ia juga menyebut bahwa selain harga yang pasti, petani yang tergabung dalam koperasi juga mendapatkan bibit unggul, pendampingan teknis, serta akses terhadap klinik tanaman untuk menjaga kesehatan lahan dan produktivitas.

“Program ini benar-benar menyentuh langsung masyarakat. Ada jaminan harga, jaminan bibit, dan jaminan kualitas tanah. Ini memberi rasa aman bagi petani dan membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan di desa,” tambahnya.

Rana menilai program Kopdes Merah Putih dapat menjadi tulang punggung perekonomian desa. Melalui koperasi, warga memiliki wadah untuk menyampaikan permasalahan, berdiskusi, dan mencari solusi ekonomi secara bersama-sama.

“Atas nama warga Desa Karamatwangi, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dan Bapak Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Budi Arie Setiadi. Program ini membawa harapan baru bagi desa kami,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Kolaborasi PWRI Unit Setda Garut dan DWP Garut Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
SMPN 6 Garut Jadi Lokasi Launching MBG di Kabupaten Garut
Program Makan Bergizi Gratis Mulai Direalisasikan diKabupaten Garut

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Gelar Dialog Kebangsaan di Cibarusah, Kang Fuad: Majelis ASTA CITA Adalah Jembatan Ulama dan Pemerintah

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:41 WIB

Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 

Berita Terbaru