MEDAN – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Medan pada perayaan Hari Raya Idul Adha. Di balik tembok, keterbatasan ruang tidak menyurutkan semangat kebersamaan dan keikhlasan. Rutan Perempuan Medan sukses menggelar rangkaian ibadah Salat Id yang dilanjutkan dengan penyembelihan serta pendistribusian hewan kurban. Keikutsertaan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam seluruh prosesi perayaan menjadi pemandangan yang menyentuh hati.
Ada hal yang istimewa pada pelaksanaan kurban tahun ini. Dari sejumlah hewan kurban yang disiapkan, beberapa di antaranya merupakan kurban murni dari para warga binaan itu sendiri. Hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan mental dan spiritual yang berjalan di dalam rutan.
Penyembelihan hewan kurban yang berlokasi di lapangan luar rutan berlangsung tertib dan higienis. Suasana kebersamaan begitu kental terasa saat proses pemotongan daging dimulai. Tanpa ada sekat pembatas, petugas rutan dan para WBP perempuan saling bahu-membahu dan membagi tugas dengan rapi. Suasana hangat dan akrab terpancar selama aktivitas bergotong royong dalam merayakan Idul Adha.
Tidak hanya dinikmati berkahnya oleh keluarga besar Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, masyarakat sekitar juga menerima paket daging kurban, dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh keluarga besar Rutan Perempuan Medan. Melalui momentum Idul Adha ini, Rutan Perempuan Kelas IIA Medan kembali membuktikan fungsinya bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan wadah humanis yang mampu mencetak pribadi-pribadi baru yang bertaubat, ikhlas, dan berdampak positif bagi sesama.(AVID/rel)
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#guardandguide
#RuperdanBERLIAN

































