Kabid SD Arifin Turun Tangan, Kasus Dugaan Pungli PIP di SDN Nyalindung Diselidiki

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:17 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR | PAJAJARANUPDATE.COM– Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Nyalindung 1, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terus bergulir. Kasus ini kini akan dibawa ke Inspektorat Kabupaten Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Sementara itu, Puluhan orang tua murid kembali mendatangi sekolah pada Kamis (23/10/2025) untuk mencairkan dana PIP yang tertunda sejak 2017.

Namun, sejumlah wali murid mengaku kecewa karena dana yang diterima tidak sesuai dengan nominal yang tercatat di rekening.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya menerima Rp470.000, padahal di buku rekening tertulis lebih besar. Katanya ada potongan aspirasi Rp200.000, tapi kami tidak pernah setuju atau diberitahu sebelumnya,” ujar Tina, salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Arifin, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti dugaan penyimpangan dana tersebut.

“Kami akan memanggil pihak-pihak terkait. Jika terbukti melanggar, sanksi akan dijatuhkan sesuai aturan kepegawaian dan disiplin ASN,” katanya.

Menurut Arifin, Dinas Pendidikan akan meneruskan kasus ini ke Inspektorat Kabupaten Cianjur untuk dilakukan audit dan pemeriksaan lanjutan. Langkah ini diambil agar penyaluran dana bantuan pendidikan berjalan sesuai ketentuan.

“Hari senin akan kami panggil Kepala Sekolah dan operator, bila nanti ditemukan unsur pidana, kami dorong wali murid untuk melapor ke aparat penegak hukum. Dana pendidikan tidak boleh dijadikan ajang keuntungan pribadi,” tegasnya.

Kasus dugaan pemotongan dana PIP di SDN Nyalindung 1 menjadi sorotan tajam publik. Program yang semestinya membantu siswa kurang mampu, justru dinodai oleh dugaan praktik curang yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.(Tim)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:56 WIB

Ahmad Soadikin: Produksi Jalan Terus, Tapi Sanksi Tak Pernah Benar-Benar Ditegakkan pada PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:58 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:37 WIB

PT Rosin Terus Dipersoalkan, Sanksi Resmi Pemerintah Belum Menghapus Kesan Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:09 WIB

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan

Berita Terbaru