Kasad: Program Agroforestry Tingkatkan Produktivitas Lahan dan Kesejahteraan Rakyat

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Selasa, 17 Desember 2024 - 21:24 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mencanangkan Program Agroforestry Tahap I seluas 43 hektar di kawasan Gunung Hejo, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (17/12/2024). Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar, mulai dari optimalisasi lahan kritis menjadi produktif hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Agroforestry ini bermula dari gagasan Kasad dan Yayasan Persada Akmil 92 yang berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero). Program ini akan terus dikembangkan hingga mencapai 1.000 hektar pada 2025 menggunakan sistem klaster yang ditanami komoditas bernilai ekonomi tinggi, seperti buah-buahan dan padi, dengan melibatkan masyarakat sekitar.

“Lahan-lahan tidur yang ada harus kita manfaatkan menjadi produktif, baik untuk persawahan maupun perkebunan. Apa yang kita kerjakan ini akan berdampak positif dalam banyak aspek, termasuk perbaikan kualitas udara dan peningkatan hasil panen masyarakat hingga tiga kali setahun,” ujar Kasad.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia menyebut inisiatif Kasad sebagai langkah luar biasa dalam mengubah lahan kritis menjadi sumber kehidupan baru melalui bantuan pupuk berkelanjutan.

Area Agroforestry di Gunung Hejo juga dilengkapi fasilitas modern seperti panel kontroler, sistem irigasi terkontrol, pompa dorong, water pond (bak penampungan), dan perangkat mikro klimat untuk mengatur suhu, kelembapan, maupun kadar nutrisi tanah. Dalam kesempatan ini, PT Pupuk Indonesia juga menyerahkan lima unit traktor sebagai dukungan operasional, sementara Kasad memberikan bantuan sosial untuk masyarakat sekitar.

Ke depannya, dengan berbagai inovasi dan dukungan ini, diharapkan program Agroforestry tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih sejahtera dan mandiri. (Dispenad)

Berita Terkait

Warga Sridadi Purwakarta Mengeluh, Pemindahan Tiang PLN Berbiaya Rp.3.500.000
Pengakuan PPID soal absennya dokumen inti proyek memicu desakan audit dan pengujian legalitas proyek Rp9,7 miliar
Serah Terima Jabatan Lurah Nagri Kidul, Sekretaris Kecamatan Purwakarta Harapkan Kinerja Lebih Baik
BPS Purwakarta Gelar FGD untuk Tingkatkan Kualitas Data dan Pelayanan
Purwakarta Apresiasi Novasi Daerah Lewat Padi AWARD 2025
Kabel Internet Semrawut di Purwakarta, GIBAS Desak Pemda Cabut Tiang Fiber Optik Tak Berizin
Mimbar Sarasehan KTNA Jabar 2025: Petani Berdaya, Jawa Barat Sejahtera
Keterlambatan Gaji THL/TA Purwakarta Dinilai Bentuk Lemahnya Kinerja Pengelolaan Anggaran

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Berita Terbaru