Mimbar Sarasehan KTNA Jabar 2025: Petani Berdaya, Jawa Barat Sejahtera
Purwakarta, pajajaranupdate.com- Mimbar Sarasehan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 telah berakhir dengan semangat kebersamaan dan optimisme yang tinggi. Acara ini menjadi momentum penting dalam merumuskan strategi untuk memajukan sektor pertanian di Jawa Barat.
Lusi Lesminingwati, Staff Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, menyoroti nilai tukar petani (NTP) Jawa Barat yang masih berada di bawah rata-rata nasional. “Per September 2025, NTP Jawa Barat berada di angka 116, sementara nasional 120. Kita harus terus berupaya meningkatkan NTP ini agar petani tidak hanya sekadar ‘surplus’ tetapi benar-benar sejahtera,” ujarnya.
Lusi juga menekankan pentingnya fokus dan target yang jelas dalam setiap kinerja di sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa perhitungan NTP didasarkan pada perbandingan antara hasil panen dengan Harga Pokok Produksi (HPP) serta tingkat konsumsi petani.
Pemprov Jabar akan terus mendorong hilirisasi produk pertanian agar nilai tambah yang didapat petani semakin besar. Lusi juga menyoroti beberapa kendala yang dihadapi dalam meningkatkan nilai tukar petani, terutama terkait modal.
Pj. Sekda Kabupaten Purwakarta, Nina Herlina, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KTNA Jabar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Purwakarta sebagai tuan rumah Mimbar Sarasehan.
Dengan semangat baru dan sinergi yang kuat, diharapkan sektor pertanian Jawa Barat dapat terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para petaninya.
(Hr) **

































