KDM Tekankan Nilai Rasa dalam Peradaban Sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 23:01 WIB

50140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

http://Pajajaranupdate.com – KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menegaskan bahwa peradaban tertinggi dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan maupun aturan yang dikodifikasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang digelar di Gedung Aula Anwar Musaddad, Kota Bandung, Rabu (8/4/2026).

“Dalam falsafah Sunda, peradaban tertinggi itu rasa. Karena tertinggi rasa maka orang Sunda itu tidak menulis peradaban, orang Sunda tidak mendiskusikan peradaban, tidak membuat konsensus, dia yang tertinggi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun mengungkapkan, dalam perspektif tersebut, pemahaman nilai kehidupan cukup dilakukan melalui penghayatan.

“Dengan melihat memandang, mendengar, dan merasa maka dia bisa merasakan mana yang mesti dilakukan dan mana yang mesti tidak dilakukan,” ungkapnya

Menurut Dedi, nilai-nilai itu juga tercermin dalam praktik kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang selaras dengan alam.

Ia mencontohkan penggunaan rumah panggung dan material bambu sebagai bentuk kearifan lokal.

Lebih lanjut, ia menyoroti larangan eksploitasi alam dalam budaya Sunda, termasuk aktivitas penambangan. Dalam pandangan Sunda, manusia yang paling buruk adalah yang merusak alam.

“Yang paling buruk adalah orang yang menebang pohon sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Oleh karena itu, melalui momentum Dies Natalis ini, KDM mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus merawat nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan peradaban yang berkelanjutan. (HMS/fawwad)

Berita Terkait

Soal Raperda Rumah Susun, PSI Bandung: Kriteria Penerima Harus Jelas Agar Tidak Salah Sasaran
Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Kental Nuansa Adat Sunda, Pernikahan Rini dan Azhar di Maison Grande Bandung Berlangsung Elegan
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
21. Satpam BPN Kota Bandung Diduga Dorong Anggota LSM KOREK, Polisi Mulai Tangani Laporan
Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar
KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kental Nuansa Adat Sunda, Pernikahan Rini dan Azhar di Maison Grande Bandung Berlangsung Elegan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:49 WIB

PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban

Jumat, 18 September 2026 - 17:11 WIB

Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa

Jumat, 18 September 2026 - 17:00 WIB

21. Satpam BPN Kota Bandung Diduga Dorong Anggota LSM KOREK, Polisi Mulai Tangani Laporan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:31 WIB

KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Utamakan Hak Pendidikan, Wali Kota Pasang Badan Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa

Berita Terbaru