Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar
_`PURWAKARTA, Markaberita.com`_ — Proyek pengadaan `Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS` di `Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta` kini tak hanya bermasalah karena alat tidak berfungsi.
Isu baru yang lebih serius mencuat: dugaan `selisih anggaran fantastis` hingga potensi `kerugian negara Rp 10 miliar`.
Dari total pagu anggaran proyek yang diperkirakan mencapai `Rp 18 miliar`, beredar kabar adanya aliran dana tidak wajar. Desakan agar aparat penegak hukum segera turun tangan pun semakin kencang.
Penelusuran di lapangan justru menemukan kejanggalan teknis. Sejumlah unit PLTS di `Puskesmas Mulyamekar, Pasawahan, Jatiluhur, Kiarapedes, dan Sukasari` bukannya menghemat energi, malah `membebani arus listrik PLN`.
Ketidaksesuaian voltase membuat efisiensi energi gagal. Pertanyaan besar pun muncul: ke mana perginya anggaran miliaran rupiah jika alat yang dibeli tidak sesuai standar teknis?
Lebih janggal lagi, proses pembayaran disebut telah selesai, sementara kondisi alat tidak berfungsi optimal. Hal ini memantik kecurigaan publik terhadap `SOP serah terima pekerjaan` dan status barang yang belum jelas menjadi aset resmi.
Ketua DPC RepDem Purwakarta, `Asep Yadi Rudiana` alias `Asep Bentar`, mendesak adanya audit investigatif total.
“Jika benar ada isu aliran dana hingga `Rp 10 miliar` yang menyimpang, maka ini bukan lagi sekadar salah urus, tapi `perampokan uang rakyat secara sistematis`. APH tidak boleh menunggu bola. Selentingan di lapangan ini harus dibuktikan dengan memeriksa RAB dibandingkan dengan fakta fisik di lapangan,” tegas Asep Bentar, Rabu (27/8/2026).
Ia menilai pola kerusakan serentak di hampir seluruh unit mengindikasikan penggunaan komponen yang tidak sesuai spesifikasi dengan harga yang dibayarkan negara.
Kini publik Purwakarta menanti keberanian `Kejaksaan Negeri Purwakarta` di bawah `DR. Yudi Kurniawan, S.H., M.H` untuk membongkar proyek ini.
Apakah angka-angka fantastis yang beredar itu fakta tersembunyi, atau sekadar kegagalan perencanaan?
Satu yang pasti, uang rakyat dalam jumlah besar telah digelontorkan. Namun manfaatnya hingga kini masih `gelap gulita`, segelap panel surya yang terpasang namun tak berfungsi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak `Dinkes Purwakarta` dan `Kejari Purwakarta` belum memberikan keterangan resmi.
Wartawan: Saepul Bahri, S.H`

































