*Petani Bojongpicung Cianjur Tuntut Keterbukaan Biaya Sewa Lahan 240 Hektar*

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 13:56 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Jawa Barat – Sejumlah petani padi di Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, merasa dirugikan oleh pihak Pertanian BBPP Bojongpicung. Pasalnya, pihak Pertanian BBPP Bojongpicung tidak transparan atas pemotongan target

Lahan sawah milik Pemerintah Provinsi seluas 240 hektar yang dikelola oleh BBPP Kecamatan Bojongpicung⁸

dan digarap oleh para petani penggarap padi, menjadi sumber ketidakpuasan masyarakat. Mereka merasa keberatan dengan harga sewa lahan yang harus dibayar sebanyak 2,4 kuintal padi.

Menurut Ade, salah satu penggarap lahan, “Kedatangan perwakilan petani di kantor BBPP ini hanya untuk mempertanyakan tentang keterbukaan biaya sewa lahan sama petani. Kami hanya menerima laporan secara global, sedangkan rincianya tidak ada. Kami butuh keterbukaan, jangan ada yang ditutup-tutupi.”

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ade juga menambahkan bahwa yang menjadi masalah bukan harga sewa, melainkan rincian biaya sewa yang harus dibayar oleh petani. “Biasanya 2,1 ton, sekarang jadi naik harga menjadi 2,4 ton. Untuk penambahan 0,3 ton tersebut, untuk apa saja rincianya? Sehingga para petani tidak mengerti, karena tidak ada rincianya.”

Warga desa bojongpicung kumpul bahas Lahan tanah milik pemerintah

Ade meminta agar ada musyawarah dengan para penggarap untuk menjelaskan rincian biaya sewa, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan kecurangan.

Sabtu, 19 April 2025

(Usman)**

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:37 WIB

RSUD Kabupaten Bekasi Pastikan Pelayanan Tetap Optimal Hadapi Penyesuaian Anggaran

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

RSUD Kabupaten Bekasi Pastikan Pelayanan Tetap Optimal di Tengah Pemotongan Anggaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemkab Bekasi Larang Keras Pungli dan Jual Beli Kursi di SPMB 2026/2027

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Berita Terbaru