Saat Lebaran Tembus 208 Ton, Pengelolaan Sampah di Kota Bandung Berangsur Normal

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 10:18 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

http://Pajajaranupdate.com — Kota Bandung–Lonjakan sampah saat Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung mencapai angka signifikan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, volume sampah pada malam takbiran menembus 438 meter kubik atau setara 208 ton, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan Idulfitri tahun sebelumnya.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyampaikan, peningkatan ini merupakan pola tahunan yang kerap terjadi selama Ramadan hingga Lebaran. Meski demikian, kondisi penanganan sampah saat ini mulai berangsur normal.

“Pasca Idulfitri hingga H+2, pengangkutan sampah sudah kembali berjalan normal setelah TPA Sarimukti dibuka kembali. Sebelumnya sempat terhenti saat hari H dan H+1 karena libur,” ujarnya pada Selasa, 31 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kondisi tersebut, sempat terjadi penumpukan di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS). Saat ini, DLH memfokuskan upaya pada pembersihan titik-titik yang mengalami overload, seperti TPS Binong, TPS Kebon Binatang di Jalan Tamansari, serta TPS Kosambi.

Proses pembersihan dilakukan menggunakan alat berat agar penanganan bisa berlangsung lebih cepat.

Secara kewilayahan, data DLH menunjukkan adanya dinamika volume sampah yang beragam.

Di wilayah Bojonegoro, volume sampah justru menurun dari 77 meter kubik pada 2025 menjadi 60 meter kubik pada 2026. Hal serupa terjadi di Cibinjing yang turun dari 127 meter kubik menjadi 112 meter kubik, serta Ujungberung dari 51 meter kubik menjadi 42 meter kubik.

Namun di sisi lain, beberapa wilayah mengalami peningkatan cukup signifikan. Karees naik dari 58 meter kubik menjadi 78 meter kubik, Kordoba dari 8 meter kubik menjadi 16 meter kubik, serta Tegalega yang melonjak dari 107 meter kubik menjadi 130 meter kubik.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH Kota Bandung mengerahkan total 2.266 personel dan 423 armada yang disebar di 263 titik pantau selama periode H-1 hingga H+2 Lebaran. Pada H-1, sebanyak 926 personel dengan 127 armada diterjunkan di 66 titik.

Saat hari H, jumlahnya menurun menjadi 200 personel dan 47 armada di 17 titik. Memasuki H+1, penguatan kembali dilakukan dengan 445 personel dan 115 armada di 108 titik. Sementara pada H+2, sebanyak 695 personel dan 134 armada disiagakan di 72 titik.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq menambahkan, strategi operasional juga turut diperkuat, salah satunya dengan memajukan waktu kerja petugas penyapu jalan.

“Penyapuan sekarang dimulai sejak pukul 04.00 pagi, sehingga pukul 06.00 jalanan Kota Bandung sudah bersih saat masyarakat mulai beraktivitas,” jelasnya.

Selain itu, pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui program pengelolaan sampah organik di tingkat RW dan kelurahan juga mulai memberikan dampak positif.

Program ini mampu mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke TPS dan TPA. Hingga saat ini, kondisi kebersihan Kota Bandung dinilai masih terkendali.

Tumpukan sampah yang sempat meningkat akibat lonjakan volume dan libur operasional TPA tengah dibersihkan secara bertahap.

DLH pun mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah dari sumber.

Penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), pemilahan sampah, serta pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga dinilai menjadi kunci dalam menekan volume sampah ke depannya.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, penanganan sampah pasca Lebaran diharapkan dapat segera sepenuhnya pulih dan kembali terkendali. (Fawwad)**

Berita Terkait

Fraksi PDI Perjuangan Berikan Pandangan Umum terkait 3 Raperda Baru Usulan Pemerintah Kota Bandung
Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi
IKEA di King’s Shopping Center Jadi Sinyal Positif Revitalisasi Pusat Kota Bandung
Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
Gedung Merdeka Jadi Saksi: KNPI-Kadin Dorong Pencegahan Korupsi, Sorot 8 Area Rawan di Jabar
KDM Tekankan Nilai Rasa dalam Peradaban Sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:28 WIB

Sulit Ditemui Wartawan, Kebijakan Humas Kemenimipas Alokasi Anggaran Publikasi Diduga Tebang Pilih

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:22 WIB

PW GPA Jakarta: Hoaks Penangkapan Kepala BGN Menyesatkan Publik, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:26 WIB

Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:56 WIB

PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan dan Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:41 WIB

Dalam Kaca Mata Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH, Diduga Tipikor Rp 3.5 Triliun di Tubuh PT RIAU PETROLEUM : MEDIA ADALAH PESAN UNTUK PRESIDEN RI

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:36 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Tugaskan Kementerian Tangani Transaksi Jual Beli Onlen Agar Tipu Tipu Ditangkap!!!

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:49 WIB

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:53 WIB

Ketua Divisi Driver LAI, Sandy: Kebersamaan dan Komunikasi Upaya Cegah Pelanggaran Hukum Bersama Polri

Berita Terbaru