Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:49 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

BANDUNG – Reformasi hukum pidana nasional memasuki babak baru. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat bersinergi dengan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran menggelar sosialisasi masif mengenai implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025 di Gedung Graha Sanusi Hardjadinata, Kota Bandung, Kamis (12/3/2026).

​Acara ini menghadirkan Wakil Menteri Hukum RI, Edward Omar Sharif Hiariej, sebagai pembicara utama untuk membedah arah baru sistem peradilan pidana Indonesia di hadapan ratusan praktisi hukum, akademisi, dan aparat penegak hukum (APH).

Poin-Poin Utama Transformasi Hukum

​Perubahan besar ini menandai berakhirnya era hukum warisan kolonial Belanda dan beralih ke sistem hukum nasional yang lebih modern dengan beberapa pilar utama:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Paradigma Keadilan: Menggeser fokus dari sekadar penghukuman menjadi pendekatan restoratif, korektif, dan rehabilitatif.
  • Asas Dualistis: Menekankan pada mens rea (sikap batin pelaku) dalam menentukan pertanggungjawaban pidana.
  • Asas Lex Favor Reo: Prinsip yang mengutamakan aturan paling menguntungkan bagi terdakwa selama masa transisi hukum.
  • Modernisasi Acara Pidana: KUHAP 2025 dirancang agar lebih transparan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Urgensi Penyelarasan Persepsi

​Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar, Asep Sutandar, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor sangat krusial agar tidak terjadi perbedaan penafsiran saat undang-undang ini diterapkan secara penuh.

​”Tujuan utama kegiatan ini adalah menyamakan persepsi, khususnya pada tahap implementasi. Dengan forum ini, keraguan dalam pelaksanaan tugas di lapangan bisa dijawab bersama,” ujar Asep.

 

Daftar Peserta Sosialisasi

​Forum strategis ini dihadiri oleh berbagai elemen kunci dalam ekosistem hukum:

  1. ​Aparat Penegak Hukum (Polisi, Jaksa, Hakim)
  2. ​Advokat dan Praktisi Hukum
  3. ​Notaris
  4. ​Akademisi Hukum
  5. ​Perwakilan Pemerintah Daerah

​Melalui sosialisasi ini, diharapkan Jawa Barat menjadi pionir dalam kesiapan implementasi sistem hukum pidana baru yang lebih berkeadilan dan seragam.

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:01 WIB

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:48 WIB

BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:12 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Berita Terbaru