Pekerjaan Pengerasan Jalan di Desa Pusakamulya Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 12:16 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Purwakarta.Jabar||

Proyek pembangunan rabat beton di Kampung Legokbarong RT 007 RW 003, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, menuai sorotan warga. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pengerjaan yang bersumber dari Dana Desa tahap II tahun 2025 tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada papan kegiatan.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari informasi papan proyek, kegiatan tersebut mencakup pengerasan jalan lingkungan permukiman dengan panjang 92 meter, lebar 2,20 meter, dan ketebalan 0,12 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 42.750.000 yang dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pusakamulya.

 

Namun, di lapangan ditemukan beberapa hal yang disorot warga. Material yang digunakan, termasuk semen, dinilai tidak sesuai kualitas pekerjaan rabat beton pada umumnya. Selain itu, ketebalan jalan yang dikerjakan terlihat tidak seragam dan terkesan dikerjakan secara terburu-buru.

 

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kami berharap dana desa digunakan dengan benar, jangan sampai asal-asalan karena ini untuk kepentingan masyarakat bersama.”

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pekerjaan yang tidak sesuai tersebut.

 

Proyek dana desa seharusnya menjadi bukti nyata peningkatan infrastruktur di pedesaan, bukan sekadar formalitas penyerapan anggaran. Transparansi dan pengawasan dari masyarakat menjadi kunci agar setiap rupiah benar-benar bermanfaat bagi warga. ( Tim/red)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru