Kecelakaan Maut Terjadi, Diduga Ada Kelalaian Pihak Perusahaan PT Lianhua

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 18:21 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur.- Peristiwa maut yang menimpa seorang buruh bangunan PT Lianhua Leather Industry, menyita perhatian khusus dari Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur.

Pihaknya prihatin atas insiden kecelakaan kerja yang menewaskan seorang buruh bangunan PT Lianhua.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat prihatin atas insiden maut tersebut,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Rian Purwa Wiwitan kepada wartawan, Jumat 13 Juni 2025.

Keprihatinan yang mendalam, dirasakan politisi muda PDI Perjuangan itu menyoroti standar SOP K3 PT Lianhua.

Ia menduga kecelakaan maut itu terjadi, diduga akibat kelalaian pihak perusahaan dalam penerapan standar keselamatan kerja khususnya dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).

“Ini tidak boleh dianggap sebagai insiden sepele, karena sydah berpotensi melanggar hukum dan juga mencederai hak dasar pekerja dalam kondisi keamanan yang manusiawi,” ujarnya.

Atas hal itu, Rian Purwa Wiwitan mendesak Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur untuk segera melakukan tindakan tegas.

“Kami mendesak Disnakertrans Cianjur untuk melakukan audit menyeluruh, SOP K3 PT Lianhua Leather Industry di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur,” tandasnya. (Tim)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:01 WIB

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:48 WIB

BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:12 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Berita Terbaru