Komisi IV Dorong Perwal Pelaksana Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Segera Terbit

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 00:34 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

http://Pajajaranupdate.com – Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung menyelenggarakan rapat kerja bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung dalam rangka silaturahmi sekaligus evaluasi terhadap program dan kegiatan Triwulan I dan rencana kerja Triwulan II Tahun 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Selasa, 31 Maret 2026.

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IV, H. Rizal Khairul, S.I.P., M.I.P., dan drg. Maya Himawati, Sp.Orto.

Rapat ini juga diikuti oleh para anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung yakni, H. Soni Daniswara, S.E.; Christian Julianto Budiman; H. Deni Nursani, S.Pd.I.; drg. Susi Sulastri; Elton Agus Marjan, S.E.; Muhamad Syahlevi Erwin Apandi; dan Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dan perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bandung. Salah satunya percepatan pembentukan dan penerbitan peraturan wali kota (Perwal) sebagai turunan dari Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

“Perda ini sudah ada sejak 2018, namun hingga kini Perwalnya belum terbit. Padahal ini merupakan mandat yang harus dilaksanakan. Pemerintah daerah tidak bisa mengabaikan karena ini menyangkut kesejahteraan buruh dan para tenaga kerja lainnya,” ujarnya.

Iman Lestariyono menjelaskan, di samping pembentukan dan penerbitan Perwal Kota Bandung, pihaknya pun menyoroti beberapa program yang belum terealisasi di antaranya penyediaan sembako murah bagi buruh serta fasilitas transportasi seperti bus gratis untuk pekerja.

Komisi IV DPRD Kota Bandung juga menyoroti terkait perubahan kebijakan pelatihan kerja di Disnaker yang kini lebih berfokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi. Perubahan tersebut pada dasarnya baik, namun perlu diimbangi dengan pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak mempermasalahkan fokus pada kompetensi, tetapi perubahan yang terlalu drastis akan membuat masyarakat kaget. Pelatihan vokasi tetap penting karena lebih cepat dan aplikatif, serta bisa menjadi bekal dasar untuk bekerja maupun berwirausaha,” ucapnya.

Selain itu, terkait perlunya perlindungan bagi pekerja migran. Terlebih isu pekerja migran ilegal yang menjadi korban penipuan juga menjadi perhatian serius Komisi IV. Beberapa kasus yang melibatkan warga Kota Bandung telah diupayakan penyelesaiannya melalui advokasi.

“Kita masih memiliki PR dalam memberikan perlindungan kepada warga, khususnya terkait pekerja migran. Edukasi dan pengawasan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Iman.

Pengangguran Masih Tinggi

Komisi IV mencatat bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung masih berada di atas 7 persen, lebih tinggi dibandingkan tingkat provinsi maupun nasional.

“Masalah pengangguran ini tidak bisa diserahkan hanya kepada Disnaker. Harus ada kolaborasi lintas dinas dan pendekatan bersama agar bisa ditekan sehingga implementasi nyata dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Iman Lestariyono menegaskan bahwa seluruh masukan dalam rapat kerja harus ditindaklanjuti secara konkret. Ia juga menekankan pentingnya kemitraan antara DPRD dan pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan.

“Kami berharap masukan ini tidak berhenti pada diskusi atau sekadar forum. Harus dikawal hingga implementasi. Jika belum bisa dilaksanakan, maka harus ada penjelasan yang transparan kepada masyarakat. Kita ingin seluruh warga Kota Bandung, apapun status pekerjaannya, tetap memiliki penghasilan dan kehidupan yang layak,” katanya.

(Fawwad)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung
Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Berita Terbaru