Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, KH Nonof Hanafi: Israel Lakukan Kejahatan Perang!

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 10:55 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BANDUNG – Forum Alquds Amanaty

menyampaikan pernyataan sikap keras nya merespons situasi konflik di Lebanon yang merenggut nyawa personel TNI serta eskalasi kekerasan yang terus dilakukan oleh Israel.

Dalam pernyataannya Forum Alquds Amanaty yang mewakili, KH Nonof Hanafi menekankan empat poin utama sebagai bentuk pembelaan terhadap kedaulatan negara dan kemanusiaan:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Duka Mendalam bagi Syuhada Penjaga Perdamaian

KH Nonof menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya anggota TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon. Beliau mendoakan agar pengabdian para prajurit tersebut diterima di sisi-Nya.

“Semoga pengabdian mereka dicatat sebagai syuhada yang gugur demi misi perdamaian dunia,” ujarnya.

2. Desakan Protes Keras terhadap Israel

Forum Alquds Amanaty melalui KH Nonof meminta Pemerintah Indonesia untuk segera melayangkan protes keras dan mengutuk tindakan Israel.

Menurutnya, aksi militer yang menyasar pasukan perdamaian dan warga sipil merupakan kejahatan perang yang nyata serta pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

3. Tinjau Ulang Keterlibatan dalam Inisiasi Donald Trump

Poin krusial lainnya yang disampaikan adalah saran kepada Presiden RI untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaan Indonesia dalam inisiasi Business Opportunities Partnership (BOP) yang diketuai oleh Donald Trump.

KH Nonof menilai Donald Trump sebagai sosok yang memicu kecamuk perang di kawasan Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa dukungan AS di bawah kepemimpinan tersebut dianggap sebagai sponsor utama atas tindakan destruktif Israel terhadap bangsa Palestina.

4. Tuntutan Sanksi Berat di Forum PBB

Terakhir, beliau mendorong Pemerintah Indonesia melalui perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersuara lebih lantang.

“Pemerintah harus mendesak PBB agar menjatuhkan sanksi berat kepada Israel atas segala pelanggaran kemanusiaan yang telah dilakukan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:56 WIB

Ahmad Soadikin: Produksi Jalan Terus, Tapi Sanksi Tak Pernah Benar-Benar Ditegakkan pada PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:58 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:37 WIB

PT Rosin Terus Dipersoalkan, Sanksi Resmi Pemerintah Belum Menghapus Kesan Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:09 WIB

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan

Berita Terbaru