Instruksi Siaga 1 TNI Tuai Dukungan, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta: Bentuk Kesiapsiagaan Lindungi Negara

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:09 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 10/03/2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan terhadap langkah Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang mengeluarkan Telegram Nomor TR/283/2026 terkait peningkatan status kesiapsiagaan seluruh jajaran TNI menjadi Siaga 1 mulai 1 Maret 2026.

Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar, menilai kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dan tepat dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan negara di tengah dinamika perkembangan situasi di timur tengah yang memanas

Menurut Dedi, status siaga tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif TNI untuk memastikan kesiapan personel maupun alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PW GPA DKI Jakarta memandang kebijakan Panglima TNI tersebut sebagai langkah yang tepat dan strategis. Ini merupakan bentuk kesiapsiagaan negara dalam menghadapi berbagai kemungkinan dinamika keamanan global maupun regional,” ujar Dedi Siregar dalam keterangannya di Jakarta.

Dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 tersebut, seluruh jajaran TNI diperintahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya melaksanakan patroli pada objek-objek vital nasional seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta api, serta fasilitas energi seperti instalasi milik PLN.

Selain itu, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) juga diperintahkan untuk melakukan pengamatan udara selama 24 jam guna memastikan keamanan wilayah udara nasional. Sementara itu, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI juga diminta menyiapkan langkah-langkah perencanaan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di luar timur tengah apabila situasi mengharuskan adanya langkah perlindungan terhadap warga negara.

Dedi Siregar menegaskan bahwa langkah tersebut harus dipahami sebagai upaya negara dalam memastikan perlindungan terhadap masyarakat serta menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional.

“Dalam situasi konflik Timur Tengah yang semakin memanas dan negara memang harus hadir dengan kesiapsiagaan maksimal. Apa yang dilakukan Panglima TNI merupakan bagian dari upaya perlindungan negara terhadap rakyat dan menjaga kedaulatan Indonesia,” jelasnya.

PW GPA DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk menyikapi kebijakan tersebut secara bijak dan tidak terprovokasi oleh narasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dedi menambahkan bahwa langkah kesiapsiagaan TNI justru menunjukkan bahwa negara hadir dan siap mengantisipasi berbagai potensi ancaman demi menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah strategis pemerintah serta TNI dalam menjaga (RED)

Berita Terkait

PROF DR Sutan Nasomal Menyesalkan Tenaga Kerja ART Dianiaya Di Malaysia Sangat Keji Diluar Batas Prikemanusiaan
Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!
Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:48 WIB

Deklarasi Bersejarah di Kota Bogor: Pelajar STM/SMK Bersatu Lawan Tawuran, Bullying dan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:33 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:15 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Dari KI Riau

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Personel Gabungan Diterjunkan, Penanganan Banjir di Gayo Lues Berjalan Cepat dan Terukur

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WIB

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:43 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terbaru