Khawatir Penutupan, Petani Sinumra Minta Pemerintah Campur Tangan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:42 WIB

50187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khawatir Penutupan, Petani Sinumra Minta Pemerintah Campur Tangan

Rancabali — Kab. Bandung–Petani di Perkebunan Sinumra, Rancabali, Kabupaten Bandung, khawatirkan penutupan aktifitas berkebun akibat wacana penutupan oleh Kodim. Wacana ini muncul setelah terjadi perusakan kebun teh di Kebun Kertamanah Pangalengan. Jumat (9/1/26).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Deni Rohman, dari koperasi kebun Sinumra, menyatakan bahwa masyarakat khawatir akan kehilangan mata pencaharian jika penutupan benar-benar terjadi. “Sejujurnya masyarakat khawatir akan kehilangan mata pencaharian untuk kehidupan mereka sehari hari jika benar benar terjadi penutupan aktifitas bertani di Sinumra,” ujarnya.

‎Perkebunan Sinumra memiliki luas 2400 hektar, dengan 40% masih berupa tegakan hutan dan sisanya berupa kebun teh dan lahan yang digarap oleh petani. Sebanyak 1200 petani menggantungkan hidup dari bertani sayur di lahan-lahan kosong.

‎Deni Rohman berharap agar isu penutupan tersebut tidak benar dan meminta pemerintah untuk memfasilitasi jika ada hal-hal yang berdampak negatif. “Pemerintah bisa menjadi jembatan dengan Direksi di Bandung, agar aktifitas petani berjalan lancar,” tambahnya.

‎Lingkungan perkebunan Sinumra masih terawat dengan baik, berbeda dengan lingkungan perkebunan Pangalengan yang sudah hancur oleh alih fungsi lahan. Petani di Sinumra berharap agar pemerintah dapat mempertimbangkan keputusan yang tepat untuk menjaga keberlangsungan hidup mereka.

(Red) **

Berita Terkait

Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar
KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol
Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif
Utamakan Hak Pendidikan, Wali Kota Pasang Badan Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa
Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakya
Kang Andhy Tawarkan Peluang Kerja Internasional untuk Wartawan Jabar
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru