Wujudkan Index Serta Kebahagiaan Warga Cimahi: Adhitia Launching kan Hepi+

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 22:36 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hepi+ merupakan sebuah organisasi yang menjadikan kolaborasi sebagai milestone untuk mewujudkan Happiness Index, di mana kebahagiaan warga menjadi prioritas utama.

Organisasi ini menegaskan bahwa peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat Cimahi harus dapat diwujudkan melalui skema kerja bersama.

Founder Hepi+, Adhitia Yudhistira menegaskan, membangun Kota Cimahi tak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah maupun swasta. Diperlukan wadah kolaborasi yang mampu menghimpun berbagai elemen masyarakat, salah satunya melalui keberadaan Hepi+

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keterlibatan generasi Z dan milenial dalam Hepiplus membawa energi baru dengan tujuan yang sama: menjawab berbagai persoalan di Kota Cimahi melalui kolaborasi.” tegas Adhitia usai hadiri peluncuran Hepi+ di Gor Sangkuriang. Minggu (16/11/25).

Ke depan, Hepiplus menyiapkan sejumlah agenda, salah satunya program “Masak Hepi”. Program ini akan berkeliling ke 312 RW se-Kota Cimahi dan berkolaborasi dengan berbagai NGO yang fokus pada isu pangan.

“Dalam kegiatan itu, kita akan membeli komoditas pangan yang sedang terpuruk harganya sehingga dapat membantu para petani. Komoditas tersebut kemudian dimasak bersama, dan hasil masakannya dibagikan kepada warga.” ujar Adhitia.

Program Masak Hepi diharapkan dapat berkontribusi mengatasi persoalan stunting, kelaparan, dan isu ketahanan pangan lainnya. Selain itu, Hepiplus juga akan berkeliling mencari potensi dan permasalahan di setiap wilayah untuk dicari solusi melalui kolaborasi.

“Tak hanya bergerak di bidang sosial, Hepiplus juga berencana menggelar Konser Kesetaraan pertama di Jawa Barat, bahkan di Indonesia. Konser tersebut akan kita gelar menyambut Hari Disabilitas Internasional di Auditorium Unjani dan diharapkan menjadi trademark baru Kota Cimahi.”

Acara ini akan melibatkan siswa Sekolah Rakyat Sebtra Abiyoso, teman tuli, teman tunanetra, hingga teman daksa dalam sebuah pertunjukan teatrikal. Tidak menutup kemungkinan konser ini juga menghadirkan artis internasional.

Konser Kesetaraan akan dikemas secara megah agar seluruh warga Cimahi dapat merasakan pengalaman konser besar yang inklusif.

“Kita ingin membuktikan bahwa Cimahi adalah Kota Inklusif. HAPPY itu artinya Hijau, Edukatif, Produktif, dan Inklusif. Kota ini harus terbuka untuk siapa pun tanpa memandang fisik, agama, suku, budaya, maupun etnis,” tegas Adhitia.

Hepi+ hadir sebagai organisasi independen dengan prinsip kerja “Pok, Pek, Prak”, punya ide, eksekusi cepat. Menurut Adhitia, antusiasme anak muda untuk bergabung sangat tinggi. Usai dibuka melalui TikTok. lebih dari 250 anak muda mendaftar sebagai relawan Hepiplus.

“Saya selalu berharap anak Cimahi berani bermimpi. Kadang di Cimahi, jangankan bermimpi, untuk tidur saja masih takut karena masa depan terasa misterius. Kita ingin anak-anak muda Cimahi bisa happy, berkontribusi, dan berinovasi untuk kemajuan kota,” lanjut Adhitia.

Hepi+ juga siap menjadi mitra kolaborasi pemerintah daerah. Ketika ada pekerjaan yang terhalang regulasi, proses anggaran, atau birokrasi, Hepiplus berusaha membantu melalui jalur kolaborasi.

“Misalnya, jika kita temukan fasilitas umum seperti MCK rusak dan pemerintah belum dapat mengeksekusi, Hepiplus akan menggalang bantuan dari warga atau perusahaan melalui CSR.**ungkapnya

 

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB