Warga Binaan Lapas Cianjur Dilibatkan Dalam Proses Pemeliharaan, Perawatan, Hingga Pengelolaan Hasil Produksi Program Ketahanan Pangan

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 21:40 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR |  Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Dra.Kasihhati didampingi Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Lilik Adi Gunawan,S.H., melaksanakan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur untuk meninjau secara langsung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta berbagai program pembinaan kemandirian.

Kunjungan Ketua Presidium FPII dan Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) di terima langsung Kalapas Kelas II B Cianjur Prayogo Mubarok beserta jajaran pejabat di ruang kerjanya pada Senin (02/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut Dra. Kasihhati dan Lilik Adi Gunawan,S.H., didampingi Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Prayogo Mubarak, meninjau sejumlah fasilitas produktif yang dikembangkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun sarana yang ditinjau meliputi peternakan ayam pedaging (broiler), ayam petelur, ayam petelur kampung jenis Elba, peternakan domba, serta budidaya ikan air tawar.

“Kami melihat secara langsung proses pengelolaan peternakan sekaligus melaksanakan panen telur ayam petelur.” kata Kasihhati saat diwawancara awak media.

Prayogo Mubarok memaparkan berbagai sektor tersebut menjadi komoditas unggulan yang dikembangkan melalui program pembinaan kemandirian dengan melibatkan warga binaan dalam proses pemeliharaan, perawatan, hingga pengelolaan hasil produksi.

“Kami mengapresiasi terhadap program ketahanan pangan Lapas Cianjur tidak hanya tertuju pada kegiatan yang dilaksanakan di dalam tembok lapas, tetapi juga mencakup pengembangan dan optimalisasi aset lahan milik Lapas di Kecamatan Campaka.” ujar Lilik Adi Gunawan,S.H.

“Kawasan tersebut dikembangkan sebagai pusat ketahanan pangan terpadu dengan cakupan kegiatan yang lebih luas, meliputi sektor peternakan, pertanian, dan perikanan.” jelas Prayogo.

Pengelolaannya tidak hanya melibatkan warga binaan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi bersama kelompok tani dan masyarakat sekitar. Melalui pengembangan kawasan ini, program ketahanan pangan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memberdayakan masyarakat, serta memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, menyampaikan bahwa

“Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi serta kawasan ketahanan pangan di Campaka merupakan wujud komitmen Lapas Cianjur dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata.” tegas Kasihhati.

“Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk membangun sinergi dengan masyarakat melalui pengelolaan potensi pertanian, peternakan, dan perikanan.”jelas Kasihhati.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Presidium FPII dan Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) atas kunjungannya dan semoga sinergitas Pers dan Lapas Kelas II B Cianjur dapat terjalin dengan baik,sehingga penjara tak hanya mendapat stigma negatif ,semoga FPII dapat mengabarkan berita positif yang aktual dan terpercaya terkait kegiatan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).”pungkas Prayogo Mubarok.
(Tim-red).

Berita Terkait

Hawalies Abwar Apresiasi PT Medco dan BPMA, Media Edukasi Dinilai Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Insan Pers
Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat
Wakil Direktur (PBC) Purwakarta Budgeting Control Irwan Ardiansah Angkat Bicara Soal PLTS Rp18 Miliar di 20 Puskesmas Purwakarta: Harus Diusut Tuntas!
Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola
Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK
Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar
Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta
Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Ketua Umum AKPERSI Pimpin Orasi di Depan Polres Bogor

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:29 WIB

PROF DR Sutan Nasomal : HOAX WARTAWAN Tanpa UKW BISA Dipidana. PWI Kab Bogor Wajib Mempertanggungjawabkan Ucapannya di Dunia Pers

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:54 WIB

Viral!! Muazin Cilik Asal Bogor Raih Juara Favorit MAN Mendunia II

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:47 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1,Mendukung Rudi Susmanto Memerangi Semua Kejahatan Di Kabupaten Bogor Hayuu Wargi Sadayana Urang!!!

Senin, 20 April 2026 - 03:15 WIB

Seru!! Halal Bihalal PDBN Satukan Tokoh Lintas Generasi di Ciawi, Bogor

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:26 WIB

Parkir Liar di Lahan Sengketa Gunung Putri Menjamur Lagi, Polisi Didesak Bongkar Aktor Intelektual

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:20 WIB

Kehadiran Polisi Jaga Kondusifitas Sengketa Lahan di Kota Wisata, Kuasa Hukum Beri Apresiasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:59 WIB

Polemik Parkir di Rumah Sengketa Bogor: Ahli Waris Khawatir Kesehatan Terganggu, Polisi Turun Tangan

Berita Terbaru