Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

SUKATANI – BEKASI || Pajajaran update.com

Proyek penggalian kabel Fiber Optic (FO) di sepanjang ruas Jalan Raya Lingkar Sukatani kembali menuai protes keras dari warga dan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan hampir setiap tahun di Daerah Milik Jalan (Damija) ini diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta merugikan ekosistem ekonomi lokal.

Pantauan di lapangan menunjukkan lubang-lubang galian menganga tanpa dilengkapi dengan safety line (garis pembatas) maupun rambu peringatan safety area.

Kondisi ini diperparah dengan gundukan tanah galian yang dibiarkan berceceran di badan jalan tanpa dimasukkan ke dalam karung.

Hal ini dinilai sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara motor yang melintas di malam hari.

“Hampir tiap tahun jalan ini digali terus. Tapi setelah kabel ditanam, bekas galiannya tidak diperbaiki maksimal. Jalan jadi rusak dan bergelombang,” ujar salah satu warga setempat yang geram melihat ulah oknum kontraktor yang seolah “kebal” teguran

Keluhan Para Pedagang

Tak hanya soal keselamatan, aktivitas penggalian ini juga menghambat roda ekonomi warga.

Para pedagang di sepanjang Jalan Lingkar Sukatani mengaku omzet mereka turun drastis akibat lubang galian yang tepat berada di depan kios mereka.

“Pembeli jadi malas mampir kalau di depannya ada lubang besar dan tanah becek. Mereka bebas saja menggali tanpa memikirkan kami yang cari makan di sini. Kalau tidak ditegur keras, tanahnya dibiarkan berantakan begitu saja,” keluh seorang pemilik toko di lokasi, Selasa 14/4/2026.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait minimnya perlengkapan K3 dan koordinasi dengan warga terdampak.

Masyarakat mendesak pihak berwenang untuk segera turun tangan memberikan sanksi tegas kepada oknum kontraktor nakal yang terkesan abai terhadap hak publik dan estetika jalan raya.

(M2)

Berita Terkait

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024
Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi
Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo
LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal
Gelar Dialog Kebangsaan di Cibarusah, Kang Fuad: Majelis ASTA CITA Adalah Jembatan Ulama dan Pemerintah
Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 
Lima Tahun Dipertanyakan, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Janji Evaluasi Total
Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:53 WIB

FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota

Kamis, 16 April 2026 - 16:19 WIB

IKEA di King’s Shopping Center Jadi Sinyal Positif Revitalisasi Pusat Kota Bandung

Kamis, 16 April 2026 - 14:52 WIB

Adu Otak Anak SMK: Maxim x Disdik Jabar Gelar Kuis Cerdas Cermat di Bandung

Senin, 13 April 2026 - 13:43 WIB

Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 12 April 2026 - 17:14 WIB

Kepengurusan Baru 2026–2031, DPW Brigez Kota Bandung Gelar Halal Bihalal Akbar: Tegaskan Komitmen Citra Positif

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

Gedung Merdeka Jadi Saksi: KNPI-Kadin Dorong Pencegahan Korupsi, Sorot 8 Area Rawan di Jabar

Rabu, 8 April 2026 - 23:01 WIB

KDM Tekankan Nilai Rasa dalam Peradaban Sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung

Selasa, 7 April 2026 - 16:26 WIB

Disdik Kota Bandung Imbau Orang Tua Persiapkan SPMB Sejak Dini

Berita Terbaru