Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:41 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 

BEKASI – Pajajaranupdate. com

Di tengah status moratorium yang belum dicabut, praktik pemberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural ke Timur Tengah justru terpantau subur di wilayah Bekasi. Mirisnya, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi diduga menjadi “pintu hijau” bagi sindikat perdagangan orang untuk memuluskan dokumen perjalanan mereka.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil penelusuran awak media di Unit Layanan Paspor (ULP) wilayah Bekasi pada (11/2/2026) dan ULP Mall Cibubur pada (2/3/2026) mengungkap fakta mengejutkan.

Puluhan pemohon paspor secara terang-terangan mengaku akan berangkat sebagai pekerja migran ke Timur Tengah, wilayah yang jelas-jelas masih dalam status pelarangan pengiriman tenaga kerja sektor domestik.

*Gerbang Pencegahan yang “Lumpuh”*

Seharusnya, Imigrasi menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Namun, fungsi preventif ini diduga sengaja “dilumpuhkan” demi keuntungan pihak tertentu. Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya kerjasama saling menguntungkan antara pemroses keberangkatan dengan oknum di dalam institusi tersebut.

“Biayanya berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 4 jutaan (per paspor),” ungkap seorang narasumber yang mengetahui alur permainan dokumen ini. Angka fantastis tersebut diduga menjadi pelicin agar dokumen CPMI non-prosedural tetap lolos tanpa hambatan berarti.

*Bungkamnya Pihak Imigrasi*

Upaya konfirmasi telah dilakukan dengan mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi pada (6/3/2026). Namun, pejabat berwenang enggan menemui dengan alasan sedang di luar kantor. Hingga berita ini diturunkan, surat konfirmasi tertulis beserta lampiran data paspor PMI bermasalah yang diterbitkan Imigrasi Bekasi tak kunjung dijawab.

Sikap bungkam ini memperkuat kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang disembunyikan. Jika gerbang utama pencegahan justru bisa “dibeli”, maka upaya pemerintah pusat dalam memerangi darurat TPPO di Bekasi tak lebih dari sekadar slogan kosong di atas kertas.

Publik kini menanti keberanian atasan instansi terkait maupun aparat penegak hukum untuk mengaudit kinerja Imigrasi Bekasi sebelum lebih banyak nyawa anak bangsa yang menjadi korban perdagangan orang di negeri seberang.

(Red)

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Larang Keras Pungli dan Jual Beli Kursi di SPMB 2026/2027
Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD
JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN
70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan
Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan
“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024
Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi
Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Berita Terbaru