Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 16:33 WIB

50132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

BEKASI || PAJAJARAN UPDATE.COM

Ambisi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi emas melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya membentur tembok kenyataan yang pahit di lapangan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukannya gizi tinggi yang didapat, para siswa di SDN Sukamulya 01, 02, dan 03 justru disuguhi menu yang jauh dari standar layak, bahkan dicibir warga mirip “menu tahlilan”.

Pantauan di lapangan dan keluhan masif dari orang tua murid di Kampung Bungur, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, mengungkap tabir gelap pelaksanaan program ini.

Harapan melihat anak-anak tumbuh sehat seketika sirna saat kotak makanan dibuka.

*Menu “Seadanya”: Ayam Kecil dan Pisang Kisut*

Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya yang mendalam. Ia mempertanyakan standar gizi yang dijanjikan pemerintah pusat dengan realitas yang diterima anak-anak mereka.

“Masa makanan bergizi cuma satu potong ayam kecil, satu potong tahu, dua buah pisang lampung yang sudah kisut, sama roti bolu seribuan? Susunya mana? Di mana letak gizinya kalau menunya seperti itu?” keluhnya dengan nada getir kepada awak media, Senin, 2/3/2026.

Lebih miris lagi, muncul dugaan bahwa kualitas bahan makanan yang diberikan tidak segar. “Ayamnya kecil, tahunya begitu, bahkan pisangnya sudah layu. Ini mau kasih makan anak sekolah atau sekadar menggugurkan kewajiban?” tambahnya.

*Pengelola MBG Bungkam, Akuntabilitas Dipertanyakan*

Kritik tajam pun mengarah langsung kepada pihak pengelola MBG yang berlokasi di Ruas Jalan Raya Sukatani Balong, tepatnya di Kampung Bungur RT 01/06.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola seolah “ditelan bumi” dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait standar menu yang mereka distribusikan.

Publik kini mempertanyakan pengawasan dari dinas terkait dan instansi pemberi mandat.

Apakah anggaran yang dikucurkan negara benar-benar sampai ke piring siswa dalam bentuk gizi, atau justru “menguap” di tengah jalan demi mencari keuntungan sepihak?

Desakan untuk Amanah
Para orang tua murid mendesak agar pihak pengelola tidak bermain-main dengan kesehatan anak-anak,
Mereka meminta transparansi mengenai standar menu yang seharusnya diberikan.

“Kami minta pengelola benar-benar amanah. Jangan seenaknya kasih menu. Ini uang negara, tujuannya untuk anak bangsa, bukan untuk memperkaya diri dengan memangkas kualitas makanan,” tegas salah satu wali murid.

Skandal menu “tahlilan” di SDN Sukamulya ini menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat bahwa tanpa pengawasan ketat di tingkat bawah, program mulia MBG rawan menjadi ladang bancakan oknum tak bertanggung jawab.

Publik menunggu tindakan tegas,apakah kualitas akan diperbaiki, atau pembiaran ini akan terus berlanjut?

(Red)

Berita Terkait

Pimpin Aksi di Pemkab Bekasi, Ketua XTC Sexyroad Gilang Kardinan Tuntut Transparansi Anggaran BBM DLH
RSUD Kabupaten Bekasi Pastikan Pelayanan Tetap Optimal Hadapi Penyesuaian Anggaran
RSUD Kabupaten Bekasi Pastikan Pelayanan Tetap Optimal di Tengah Pemotongan Anggaran
Pemkab Bekasi Larang Keras Pungli dan Jual Beli Kursi di SPMB 2026/2027
Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD
JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN
70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan
Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:31 WIB

KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Utamakan Hak Pendidikan, Wali Kota Pasang Badan Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Kang Andhy Tawarkan Peluang Kerja Internasional untuk Wartawan Jabar

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:12 WIB

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:01 WIB

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:48 WIB

BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial

Berita Terbaru