Keterlambatan Gaji THL/TA Purwakarta Dinilai Bentuk Lemahnya Kinerja Pengelolaan Anggaran

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 15:13 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Ketua DPC Repdem Purwakarta, Asep Bentar, Kamis, (6/11/ 25).

Pajajaranupdate.Com

Purwakarta – . Keterlambatan pembayaran honorarium bagi Tenaga Harian Lepas (THL), Tenaga Ahli (TA), dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di beberapa perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga awal November ini, sebagian pekerja non-PNS mengaku hak bulanannya belum diterima. Situasi tersebut dinilai sebagai indikator menurunnya disiplin kinerja tata kelola keuangan daerah.

Ketua DPC Repdem Purwakarta, Asep Bentar, ikut menyoroti persoalan ini.

“Kalau honor yang sifatnya wajib dan rutin saja terlambat, ini menunjukkan masalah serius dalam perencanaan kas daerah. Ini soal kinerja, bukan hal teknis biasa,” ujar Asep Bentar, Kamis (6/11/2025).

Menurut Asep, pekerja kontrak adalah tenaga operasional yang setiap hari menjalankan fungsi pelayanan publik di OPD. Namun justru hak mereka yang paling dasar masih tidak pasti.

“Ini bukan sekadar keterlambatan. Ini menyangkut keberpihakan dan standar profesional pemerintahan. Jangan sampai tenaga kontrak yang bekerja setiap hari justru dirugikan,” tambahnya.

Asep meminta pemerintah daerah untuk melakukan penataan ulang prioritas belanja, memastikan mandatory spending termasuk honorarium pekerja non-PNS dibayarkan tepat waktu sebelum mengeksekusi agenda belanja lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, BKAD maupun TAPD Purwakarta belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab keterlambatan dan kepastian jadwal pembayaran.

(Hr)

Berita Terkait

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Masak Hepi: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dapur Minim Food Waste
RIZA DAMANIK LUNCURKAN PROGRAM FUSION DAN REVITALISASI DAPUR SPPG
FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota
Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:46 WIB

Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sentuhan Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Ringankan Duka Korban Kebakaran

Selasa, 21 April 2026 - 14:46 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan

Jumat, 10 April 2026 - 00:41 WIB

Kasus Rabusin Jadi Perhatian, Pengawasan DPR dan Komisi Yudisial Dinilai Perlu Diperkuat

Kamis, 9 April 2026 - 22:29 WIB

Fakta Sidang Terungkap, Rabusin Sebut Barang Bukti Tidak Relevan dan Sarat Kejanggalan

Senin, 6 April 2026 - 00:45 WIB

Kejanggalan Surat Keterangan Jadi Perhatian, Komisi III DPR RI Diminta Turun Tangan Awasi Perkara

Minggu, 5 April 2026 - 23:59 WIB

Dari Tanah Pusaka ke Meja Hijau: Rabusin Tuding Ada Upaya Sistematis Menguasai Lahan Lewat Surat Kontroversial

Minggu, 5 April 2026 - 23:26 WIB

Hakim dan Jaksa Diminta Tidak Tutup Mata, Bukti Lemah Jangan Dijadikan Dasar Vonis

Berita Terbaru