Diduga Sarat Masalah, Seleksi Calon Komisaris Bank Bahteramas Sultra Tuai Kontroversi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:06 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pajajaran Update_Jakarta – Proses seleksi calon direksi dan komisaris PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas (Perseroda) se-Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara diduga sarat dengan permasalahan. Dugaan ini muncul karena terdapat salah satu calon komisaris yang sebelumnya telah dinyatakan tidak lolos oleh Panitia Seleksi (Pansel) dan Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), namun belakangan justru dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai komisaris.

Informasi tersebut terungkap setelah beredarnya surat rekomendasi pengisian nama calon direksi dan komisaris yang ditandatangani oleh Andri Permana, mewakili Tim Pemegang Saham Pengendali (PSP) pada bank BUMD milik Pemprov Sultra tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diungkapkan oleh La Ode Arukun, Ketua Lembaga Pemuda dan Mahasiswa S2 Hukum di Jakarta.

“Dalam surat tertanggal 16 Oktober 2025 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan BPR se-Sultra, diketahui terdapat salah satu nama, yakni Drs. Basiran, M.Si, yang mendadak ditunjuk menjadi salah satu komisaris pada Bank BPR Kabupaten Konawe. Hal ini tentu menimbulkan keanehan, sebab dalam pengumuman Nomor 900.1.13.2 yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi dan Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan calon direksi dan komisaris BPR Bahteramas se-Sultra pada 20 Agustus lalu, nama Drs. Basiran, M.Si telah dinyatakan tidak lolos pada tahapan seleksi presentasi RBB dan strategi pengawasan,” jelas La Ode Arukun.

Lebih lanjut, La Ode Arukun menambahkan bahwa sangat janggal apabila seseorang yang telah dinyatakan tidak lolos secara terbuka, tiba-tiba dinyatakan lolos kembali pada tahap penetapan akhir. Hal ini menunjukkan adanya dugaan kongkalikong antara Tim Pansel dan UKK yang dinilai tidak bekerja secara profesional dan transparan.

“Panitia seleksi dan UKK yang menyelenggarakan proses seleksi ini harus memberikan klarifikasi, mengapa bisa ada nama yang sudah dinyatakan tidak lolos tiba-tiba muncul dan ditunjuk menjadi komisaris!” tegasnya.

La Ode Arukun juga meminta Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, untuk segera melakukan evaluasi terhadap hasil pengumuman seleksi tersebut serta menginvestigasi masuknya nama-nama peserta yang telah dinyatakan tidak lolos sebelumnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan melaporkan Panitia Seleksi dan UKK kepada Gubernur Sultra, Ombudsman RI, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat, maupun pihak-pihak lain yang dianggap berwenang, termasuk menempuh langkah hukum administrasi.

“Kami menduga kuat bahwa Tim Pansel dan UKK telah menerima sogokan untuk melakukan perubahan hasil seleksi tanpa berpedoman pada aturan yang berlaku. Ini adalah tindakan sepihak yang dilakukan oleh Tim Pansel, UKK, dan PSP tanpa berkonsultasi dengan Gubernur Sultra. Oleh karena itu, kami akan melaporkan hal ini kepada Gubernur Sultra, Ombudsman, dan pihak lain yang berwenang agar diinvestigasi dan dievaluasi secara menyeluruh. Kami juga akan menempuh langkah hukum administrasi, karena persoalan ini berpotensi menjadi sengketa administrasi akibat adanya dugaan maladministrasi di dalamnya,” tutup La Ode Arukun.

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:14 WIB

Idul Adha Penuh Berkah, Rutan Perempuan Medan Laksanakan Kurban Bersama

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:50 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:55 WIB

Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar Walillahilhamd, Ferdy Sanjaya Sembiring Tebar Keberkahan Idul Adha dengan Menyembelih 19 Sapi dan 2 Kambing untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:53 WIB

Sat Reskrim Polres Simalungun Gelar Koordinasi dengan Kejaksaan dan PPNS, Siapkan Penegak Hukum Hadapi Era Baru KUHAP

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:36 WIB

AKPERSI Buka Suara: FGD Pendidikan Bukan Proyek Berbayar, Semua Partisipasi Sukarela

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:24 WIB

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Transparansi Informasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:22 WIB

Tembus 4 Ton, Polsek Tapung Hilir Sukses Kawal Panen Jagung 6 Desa Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru