Fanpan Nugraha Kecam Keras “Mati Rasa” Pelayanan RSUD Sayang Cianjur

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:11 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR — Suara lantang datang dari pemerhati sosial sekaligus pengacara, Fanpan Nugraha, yang menyoroti dugaan penolakan pasien di RSUD Sayang Cianjur. Ia menilai tindakan petugas yang menolak pasien dengan alasan ruang perawatan penuh merupakan bentuk pelanggaran hukum sekaligus kemanusiaan yang tak bisa ditawar.

“Tidak ada alasan apa pun yang bisa membenarkan penolakan terhadap pasien. Sekalipun ruangan penuh, petugas wajib memberikan penanganan darurat terlebih dahulu,” tegas Fanpan, Jumat (17/10/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, alasan klasik seperti “ruangan penuh” hanya menunjukkan lemahnya manajemen rumah sakit serta pudarnya empati di tubuh pelayanan publik.

“Rumah sakit seharusnya menjadi tempat terakhir yang menolak manusia sakit. Bukan karena tak ada tempat tidur, tapi karena nurani masih terjaga,” sindirnya tajam.

Fanpan mendesak Bupati Cianjur untuk turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Sayang.

“Saya berharap Bupati segera turun gunung, jangan hanya mendengar laporan di atas meja. Jika benar ada petugas yang menolak pasien, maka mereka bukan hanya melanggar aturan, tapi juga menyakiti hati nurani rakyat,” ujarnya.

Ia menilai, peristiwa ini menambah panjang daftar kelam pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Di tengah jargon pelayanan prima, masyarakat justru disuguhi kenyataan pahit di pintu rumah sakit.

“Atas nama masyarakat, saya mengutuk keras tindakan tersebut. Ini bukan sekadar pelayanan buruk, tapi soal kemanusiaan yang diremehkan,” tandas Fanpan.

Kasus dugaan penolakan pasien ini mencuat setelah K.A.M (2), balita asal Kecamatan Cianjur, diduga tidak mendapat perawatan dengan alasan ruang rawat penuh. Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam (13/10/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut penuturan Yadi, ayah sang balita, ia datang dengan harapan besar agar putrinya segera ditangani. Namun, kenyataan berkata lainpintu harapan seolah tertutup dengan kalimat dingin: “Ruangan penuh.”

Kini, publik menanti langkah nyata dari pemerintah daerah. Sebab, di balik gedung megah bernama rumah sakit, masyarakat masih berharap tempat itu bukan hanya bangunan beton dan papan nama, tetapi juga rumah bagi rasa kemanusiaan.(Rst)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:50 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dampingi Petani Rawat Cabai

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:48 WIB

Deklarasi Bersejarah di Kota Bogor: Pelajar STM/SMK Bersatu Lawan Tawuran, Bullying dan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:33 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Berita Terbaru