Plt Bupati Bekasi Tinjau Langsung Relokasi 500 Pedagang Pasar Tumpah Cikarang

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:12 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Bekasi Tinjau Langsung Relokasi 500 Pedagang Pasar Tumpah Cikarang

Bekasi – Pajajaranupdate.com

Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi merelokasi ratusan pedagang pasar tumpah dari Jl. Kapten Sumantri dan Jl. RE Martadinata ke area Pasar Baru (depan eks Ramayana), Cikarang Kota, pada Jumat (13/02/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil sebagai solusi permanen untuk mengatasi kemacetan parah yang selama ini mengepung pusat kota Cikarang. Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang turun langsung mengawal jalannya pemindahan, memastikan bahwa sekitar 500 lapak pedagang telah dipindahkan dengan tertib. Operasi penataan ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga unsur aparatur desa dan kecamatan.

“Alhamdulillah, hari ini kita pastikan pengembalian fungsi jalan raya sebagaimana mestinya. Aktivitas jual beli kita arahkan kembali ke dalam pasar agar lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak,” ujar Asep di lokasi relokasi.

Fokus pada Infrastruktur dan Bebas Pungli

Selain memindahkan pedagang, Pemkab Bekasi juga berkomitmen melakukan perbaikan fasilitas pendukung. Asep menjelaskan bahwa drainase di area depan pasar akan segera dirapikan dan dicor ulang untuk mengantisipasi genangan air.

Terkait kekhawatiran pedagang mengenai biaya tambahan, Plt Bupati menjamin keamanan dari praktik premanisme. “Ini akan kita awasi terus. Insya Allah bebas dari pungli karena aktivitas sudah berada di dalam area pasar yang resmi,” tegasnya.

Evaluasi Kelayakan Bangunan Eks Ramayana

Menanggapi sejarah bangunan Pasar Ramayana lama yang pernah mengalami kebakaran hingga tiga kali, pemerintah akan melakukan uji kelayakan konstruksi secara mendalam.

“Kita akan evaluasi teknis bersama dinas terkait. Jika konstruksinya masih kuat, akan diperbaiki. Namun, jika hasil kajian menyatakan tidak layak, kami tidak ragu untuk membongkarnya demi keselamatan pedagang dan pembeli,” tambah Asep.

Dorong Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Asep menegaskan bahwa ketertiban pasar adalah kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, berdagang di dalam pasar jauh lebih representatif dan memiliki potensi besar untuk menyumbang PAD dibandingkan berjualan di badan jalan yang melanggar aturan.

“Kalau mau berdagang, tempatnya ya di pasar. Ini soal fungsi dan ketertiban. Dengan penataan ini, kita harap lingkungan Cikarang menjadi lebih asri, aman, dan ekonomi pedagang tetap terjaga dengan harga yang lebih bersahabat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Larang Keras Pungli dan Jual Beli Kursi di SPMB 2026/2027
Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD
JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN
70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan
Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan
“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024
Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi
Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Berita Terbaru