Peringati Hari Amal Bakti ke-80, Jawa Barat Perkuat Komitmen Kerukunan Umat Beragama

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:18 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Menyambut tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama. Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Amal Bakti Kemenag yang jatuh pada 3 Januari bertempat di kantor kemenag provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat H Erwan menekankan pentingnya memaknai tema “Umat Rukun, Indonesia Damai, Indonesia Maju” sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Upaya ini didasari oleh konsep Hablum Minannas (hubungan antarmanusia) yang harus terus dijaga demi terciptanya kondusivitas di wilayah Jawa Barat.

Salah satu fokus utama pemerintah ke depan adalah menurunkan angka intoleransi di Jawa Barat yang dinilai masih cukup tinggi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama bagi seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya bagi Kementerian Agama.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus lebih rukun dan lebih guyub dalam membangun bangsa ini. Bangsa ini dibangun bukan oleh satu golongan atau satu kelompok saja, melainkan secara bersama-sama,” ujarnya

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat H Dudu Rohman memaparkan delapan program prioritas yang disebut “Asta Protas”. Dua poin utama yang disoroti adalah:

Kerukunan Umat Beragama: Membangun komunikasi intensif dengan tokoh agama, masyarakat, dan seluruh umat beragama tanpa terkecuali.

Ekoteologi: Mengaitkan nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian alam.

Gerakan Penanaman Sejuta Pohon

Sebagai bentuk nyata dari implementasi ekoteologi, pemerintah meluncurkan inisiatif lingkungan yang unik.

Program ini mewajibkan setiap pasangan yang akan menikah untuk melakukan penanaman pohon.

Selain itu, dilakukan pula kerja sama dengan para pengusaha tambang untuk melakukan reboisasi di lahan-lahan hutan yang telah rusak akibat aktivitas pertambangan melalui gerakan “Penanaman Sejuta Pohon”.

Melalui sinergi ini, diharapkan masyarakat Jawa Barat tidak hanya sejahtera secara sosial melalui kedamaian antarumat, tetapi juga hidup di lingkungan yang terjaga kelestariannya.ungkapnya***

Berita Terkait

PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Masak Hepi: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dapur Minim Food Waste
RIZA DAMANIK LUNCURKAN PROGRAM FUSION DAN REVITALISASI DAPUR SPPG
FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota
Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Kepengurusan Baru 2026–2031, DPW Brigez Kota Bandung Gelar Halal Bihalal Akbar: Tegaskan Komitmen Citra Positif

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:10 WIB

Sapa Warga Binaan, Pih. Kepala Lapas Narkotika Langkat Tinjau Langsung Sarpras dan Pembinaan Kemandirian

Selasa, 21 April 2026 - 13:49 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Selasa, 7 April 2026 - 03:43 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Selasa, 7 April 2026 - 02:46 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WIB

Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga: Kejanggalan Surat Bukti dan Penahanan Jadi Sorotan

Sabtu, 4 April 2026 - 01:53 WIB

Gayo Lues Tertatih Pascabencana: Pemilik Alat Berat Menunggu Pembayaran yang Tak Kunjung Datang

Jumat, 3 April 2026 - 23:17 WIB

Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia

Berita Terbaru