Puluhan warga Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mendatangi kantor desa pada Jumat (28/11/2025).
Cianjur -Pajajaran update.com-Puluhan warga Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mendatangi kantor desa pada Jumat (28/11/2025) untuk mempertanyakan program Ketapang yang digelontorkan pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat. Program ini bersumber dari Dana Desa (DD) 20% tahun anggaran 2022.
Menurut informasi yang diperoleh, program Ketapang ini digunakan untuk membeli kambing guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat. Namun, ada dugaan bahwa program ini tidak berjalan sesuai dengan harapan.
Aji, ketua TPK, menyatakan bahwa dirinya tidak tahu banyak tentang program ini, padahal sudah hampir dua tahun menjabat sebagai ketua TPK. “Betul pak, saya sebagai ketua kelompok, kurang lebih sudah hampir dua tahun ngurusi kambing, menjawab tidak tahu,” ujarnya.
Namun, warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa ada kejanggalan dalam program ini. Mereka mempertanyakan berapa ekor kambing yang dibeli dan bagaimana hasilnya.
Kepala Desa (Kades) Kutawaringin, Heri Juhaeri, menjelaskan bahwa program Ketapang tahun 2022 digunakan untuk membeli 62 ekor kambing. “Itu juga semua kita belanjakan ke kambing sebanyak 62 ekor, adapun yang merawatnya masing-masing kelompok,” kata Kades.
Namun, warga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran. Mereka meminta agar hasil dari program ini diserahkan kepada kelompok baru yang dibentuk.
Kapolsek Mande, IPTU Yudhi CPM, S.H, menyatakan bahwa musyawarah ini berjalan dengan baik dan lancar. “Alhamdulillah, bahwa musyawarah ini berjalan dengan baik dan lancar, dan memang di sini harus ada keterbukaan karena ini menggunakan anggaran negara, harus ada pertanggungjawaban dari seluruh pengurus yang menggunakan anggaran tersebut,” ujarnya.
Polsek juga meminta agar warga melaporkan jika ada penyimpangan dalam program ini. “Saya mau memberikan motivasi, segeralah untuk bisa melaporkan kita menjadi permasalahan baru agar tidak menjadi pertanyaan public,” katanya.
(Usmn) **
































