Lukmanul Hakim Ajak Warga Cipanas Rapikan Administrasi Kependudukan, Fondasi Data Pembangunan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 21:00 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cipanas – Seperti rumah yang tak akan kokoh tanpa pondasi, demikian pula pembangunan tidak akan berdiri tegak tanpa data yang rapi. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Golkar, Daerah Pemilihan (Dapil) III, Lukmanul Hakim saat melaksanakan reses di Kampung Neglasari, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Selasa (16/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Lukman menegaskan bahwa reses adalah amanat partai di semua tingkatan untuk turun langsung menyerap aspirasi warga. Aspirasi tersebut, ibarat suara-suara yang akan dijahit menjadi kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Golkar, kata Lukman, sebagai partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan menosialisasikan program strategis pemerintah hingga ke lapisan bawah.

Namun, ada satu hal yang menurutnya menjadi kunci utama: administrasi kependudukan. “KK, KTP, akta lahir, itu bukan sekadar kertas berisi tulisan. Ia adalah pintu masuk bagi pemerintah untuk memastikan bantuan sosial, subsidi, maupun jaminan kesehatan sampai pada orang yang tepat,” ujarnya.

Ia mencontohkan, banyak warga yang sebenarnya sudah lulus SMA atau Paket C, tetapi masih tercatat lulusan SD atau SMP di dokumen kependudukan. “Hal sederhana ini ternyata berdampak pada angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Cianjur jadi terlihat tertinggal, padahal faktanya banyak anak-anak kita sudah sekolah lebih tinggi,” katanya.

Bahkan, lanjut Lukman, ada masyarakat yang berprofesi sebagai guru honorer tetapi tertulis sebagai wiraswasta di data kependudukan. “Data yang keliru akan melahirkan potret yang salah, dan potret yang salah bisa membuat kebijakan salah sasaran,” tambahnya.

Lukman mengajak masyarakat untuk rajin memeriksa dan memperbarui dokumen kependudukan. Ia menegaskan, data yang valid adalah kunci agar kebijakan tepat guna, bantuan sosial tidak salah alamat, dan pembangunan bisa menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Reses ini menjadi jembatan pertemuan, ketika wakil rakyat menyapa konstituennya, dan warga menyampaikan keluh kesahnya. Sebagaimana jalan yang dibangun untuk menghubungkan desa dengan kota, reses pun menjadi jalan penghubung antara suara rakyat dan ruang kebijakan pemerintah. (Tb)

 

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:31 WIB

KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Kang Andhy Tawarkan Peluang Kerja Internasional untuk Wartawan Jabar

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:12 WIB

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:01 WIB

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:48 WIB

BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial

Berita Terbaru