Cianjur, – Kendaraan dinas milik Kepala Desa Gasol kini menjadi sorotan publik. Motor dinas yang semestinya berpelat merah, ditemukan telah berganti pelat putih, seakan menyamarkan identitas aslinya.
Pemandangan itu terlihat jelas pada Selasa (9/2025) ketika motor tersebut terparkir di halaman rumah sang kepala desa. Pergantian warna pelat yang mestinya hanya untuk kendaraan pribadi ini, dinilai sebagai praktik yang melanggar aturan administrasi sekaligus menyisakan pertanyaan besar: apakah wewenang bisa seolah lentur, seperti cat yang mudah dihapus dan diganti?
Seorang sumber di sekitar kediaman kepala desa membenarkan hal itu. Ia mengatakan, pelat merah diganti sementara menjadi putih dengan alasan kendaraan kerap dipakai keluar kota. Namun, alasan tersebut justru menimbulkan tanda tanya lain, bukankah kendaraan dinas seharusnya dijaga statusnya, bukan dipoles agar bisa “menyamar” di jalanan?
Publik pun mulai bertanya-tanya, apakah kendaraan dinas kini bisa bebas diperlakukan layaknya milik pribadi? Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Gasol maupun pihak desa belum memberikan penjelasan resmi.(Rst)






























