Naluri Waspada, Benteng Senyap di Balik Jeruji: Kepala Keamanan Lapas Cianjur Tekankan Kedisiplinan Petugas

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:35 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Cianjur – Menjaga keamanan di balik tembok tinggi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) ibarat menjaga bara dalam sekam, tetapi bisa berkobar sewaktu-waktu. Karena itu, setiap petugas regu pengamanan dituntut untuk selalu siaga, disiplin, dan tidak lengah sedetik pun.

“Gangguan keamanan bisa datang kapan saja, dari dalam maupun luar lapas. Kadang faktor cuaca, waktu, bahkan situasi tertentu bisa memicu,” ujar Nidal, Kepala Keamanan Lapas Kelas IIB Cianjur, Rabu (27/8/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kedisiplinan bukan sekadar rutinitas formal. Apel, absensi, hingga patroli ke blok hunian warga binaan adalah pagar hidup yang menjaga kestabilan.
“Naluri waspada jangan-jangan harus selalu ada di setiap petugas. Jangan sampai ada celah, karena satu kelengahan bisa menjadi pintu bagi gangguan besar,” tegasnya.

Di balik pintu-pintu kamar hunian, petugas setiap hari melakukan pengecekan satu per satu. Aktivitas yang terlihat sederhana itu sejatinya ibarat mata rantai pengikat, benteng senyap yang membuat lapas tetap kokoh berdiri menghadapi dinamika.

“Kegiatan ini bagian dari deteksi dini. Dengan kedisiplinan, keamanan lapas bisa lebih terjaga dan pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan tanpa hambatan,” tutup Nidal. ( Rst )

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB