Pena Berdarah di Tanah Demokrasi: Wartawan Cianjur Gelar Aksi Solidaritas

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:55 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

CIANJUR – Jalan Siliwangi, Cianjur, Jumat (22/8/2025), berubah menjadi panggung solidaritas. Di sana, puluhan wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) berdiri tegak, bukan sekadar membawa spanduk, melainkan membawa luka batin profesi. Luka yang lahir dari pukulan, intimidasi, dan penghinaan yang dialami rekan-rekan mereka saat meliput di Serang, Banten.

Bagi para jurnalis, kekerasan itu bukan hanya pukulan terhadap tubuh, tetapi hantaman keras pada kebebasan pers yang seharusnya dijaga. “Kami tidak akan diam jika kekerasan terhadap wartawan terus terjadi,” lantang Ketua PWI Cianjur, Mohammad Iksan, seakan mewakili jeritan pena yang dipatahkan di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iksan menyerukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar turun tangan. “Kami meminta kasus ini ditindaklanjuti dengan serius. Wartawan tidak boleh diperlakukan dengan kekerasan,” ujarnya. Ancaman pun disuarakan: jika kasus dibiarkan, PWI Cianjur siap menggelar aksi setiap pekan sebagai tanda bahwa suara kebenaran tak bisa dipadamkan.

Senada, Ketua IJTI Cianjur, Rendra Gozali, mengibaratkan kekerasan terhadap wartawan sebagai upaya membungkam cahaya. “Kami menolak segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis. Pelaku harus diadili seberat-beratnya, agar tidak ada lagi suara rakyat yang dipatahkan sebelum sampai ke publik,” tegasnya.

Aksi solidaritas ini tidak hanya sekadar protes. Ia adalah peringatan keras bahwa di negeri yang mengaku demokratis, masih ada tangan-tangan yang berusaha menutup mulut kebenaran dengan kepalan. Para wartawan berdiri di Cianjur dengan satu tekad: melawan lupa, melawan bungkam, dan menjaga agar pena tetap lebih tajam dari tongkat kekuasaan. (Rst)

 

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:20 WIB

Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:56 WIB

Ahmad Soadikin: Produksi Jalan Terus, Tapi Sanksi Tak Pernah Benar-Benar Ditegakkan pada PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:58 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:37 WIB

PT Rosin Terus Dipersoalkan, Sanksi Resmi Pemerintah Belum Menghapus Kesan Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:09 WIB

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan

Berita Terbaru