Penggelapan Dana PIP di SDN Cipendey, Cianjur: Kepentingan Publik yang Terabaikan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 21:44 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SDN Cipendey, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur,(8/5/25)

Cianjur – Sebuah kasus penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Cipendey, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah terungkap. Puluhan penerima bantuan PIP di sekolah tersebut mengeluhkan bahwa hak mereka tidak sepenuhnya jatuh ke tangan mereka.

Menurut para orang tua siswa, banyak kendala PIP yang dirasakan para penerima. Di dalam buku tabungan tercantum 3 kali pengambilan, namun yang bisa diterima hanya 2 kali saja. Bahkan, ada yang 5 kali pencairan namun haknya hanya menerima 2 kali saja.

“Penggelapan dana PIP adalah tindakan yang serius dan dapat memiliki konsekuensi hukum,” kata seorang orang tua siswa. “Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa dana PIP harus dikelola dengan cara transparan dan akuntabel.”

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat tentang keabsahan pengelolaan dana PIP di SDN Cipendey. Para orang tua siswa meminta pertanggung jawaban dari pihak sekolah untuk segera mendata dan mengembalikan hak anak-anak mereka.

“Saya selaku orang tua yang berhak menerima, meminta pertanggung jawaban dari pihak sekolah,” kata seorang orang tua siswa. “Anak-anak kami masih membutuhkan biaya untuk belajar.”

Kasus penggelapan dana PIP di SDN Cipendey, Cianjur, telah menunjukkan bahwa masih ada kelemahan dalam pengelolaan dana PIP di tingkat sekolah. Oleh karena itu, perlu dilakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa dana PIP dikelola dengan cara transparan dan akuntabel.

Kamis, 8 Mei 2025

(Usman)**

Berita Terkait

Fraksi PDI Perjuangan Berikan Pandangan Umum terkait 3 Raperda Baru Usulan Pemerintah Kota Bandung
Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung
Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru