*Dugaan Korupsi Dalam Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Kempangai yang Mangkrak*

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 20:51 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Dugaan Korupsi Dalam Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Kempangai yang Mangkrak*

Melawi Kalbar

Proyek pembangunan Jembatan Gantung Multifungsi Sungai Kempangai yang berada di Desa Sungai Labuk, Kecamatan Ela Hilir, Kabupaten Melawi, yang dianggarkan melalui APBD-P sebesar Rp. 960.000.000,00, dengan kode tender 52661316, kini menuai perhatian publik serta masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi serta laporan warga berinisial ( NK ) pada Minggu lalu,pada Kantor DPP LSM Pencegah Penyelamat Uang Negara (PPUN) proyek yang seharusnya selesai pada akhir tahun 2024 ini, hingga kini baru tampak berdiri tiang penyangga jembatan, yang seharusnya digunakan untuk menopang rentang tali jembatan nantinya.

Terang (NK) Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat setempat. Sebelumnya, sesuai dengan rencana pembangunan, jembatan gantung ini diharapkan sudah dapat difungsikan untuk mendukung aktivitas warga sekitar pada akhir tahun 2024. Namun kenyataannya, progres pembangunan yang terlihat hanya berupa tiang penyangga tanpa adanya perkembangan yang berarti.

Temuan ini terungkap bermula melalui pemantauan terhadap LPSE Dinas PU Bina Marga Kabupaten Melawi, yang membuat warga dan masyarakat setempat tercengang dengan kurangnya kemajuan yang signifikan pada proyek tersebut.

Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran terkait dengan kelanjutan dan kualitas pembangunan yang seharusnya selesai sesuai jadwal.

Dengan adanya laporan masyarakat tersebut tim Ivestigasi gabungan LSM dan awak media turun cek TKP pembangunan pada 28/29 Januari 20225. Fakta data dokumentasi dilapangan terdapat hanya tiang saja yang ada dan benara adanya laporan warga (NK) tersebut.

Untuk memastikan apakah proyek ini sesuai dengan ketentuan dan tidak terdapat pelanggaran, kami memohon perhatian dari Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kapolres Melawi, Kajari Sintang, Kapolda Kalbar, dan Kajati Kalbar, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika diperlukan, kami mendesak agar laporan ini diteruskan kepada KPK dan Kejaksaan Agung RI untuk membentuk tim investigasi yang akan memeriksa kondisi bangunan di lokasi, melakukan audit anggaran, dan memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Kami juga berharap agar jika ditemukan adanya pelanggaran dalam proyek pembangunan Jembatan Gantung Sungai Kempangai ini, tindakan hukum yang tegas dapat segera diambil guna menegakkan keadilan dan memastikan hak masyarakat tidak terabaikan.

Selanjutnya, laporan ini nanti juga akan di giring rekan rekan dari media jelas ketua DPP LSM PPUN (Pencegah Penyelamat Uang Negara) Santoso,.S.H.M.H yang menemukan fakta dilapangan bahwa hingga saat ini hanya terdapat tiang penyangga jembatan, yang diduga dimaksudkan untuk menopang tali rentang jembatan tersebut.

Masyarakat setempat berharap ada transparansi terkait kelanjutan proyek ini, serta kejelasan waktu penyelesaian yang dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Pengaduan Masyarakat : NK

Melawi, 30 Januari 2025

Sumber : Tim Gabungan LSM dan Media Investigasi. Ketua DPP LSM PPUN (Pencegah Penyelamat Uang Negara) Santoso,.S.H.M.H

Pewarta: H.Medi

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:16 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:13 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:25 WIB

IDI dan Bapelkes Aceh Perkuat Kompetensi Dokter Daerah melalui Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Terpadu

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:20 WIB

Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB