*Dr Herman Hofi : Pelayan BUMD di Kota Pontianak Harus Ada Evaluasi,Sebab Masih Setengah Hati*

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 20:46 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Dr Herman Hofi : Pelayan BUMD di Kota Pontianak Harus Ada Evaluasi,Sebab Masih Setengah Hati*

Pontianak Kalbar – 

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalimantan Barat, Dr. Herman Hofi Munawar, menyoroti peran dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Pontianak, yaitu Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa dan Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Khatulistiwa Pontianak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua BUMD tersebut telah berdiri cukup lama, namun kontribusinya terhadap warga Kota Pontianak dinilai belum optimal. Meskipun demikian, pernyataan Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto, yang menyebut bahwa kedua perusahaan ini berhasil memberikan dividen besar kepada Pemerintah Kota Pontianak, patut diapresiasi. Dengan capaian tersebut, BUMD tidak lagi menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Terang Dr. Herman kepada awak media 30 Januari 2025,” Ia menegaskan bahwa peran BUMD tidak semata berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“BUMD dan BUMN pada dasarnya tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi bertujuan membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan publik, mendukung perkembangan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut berbagai regulasi, pendirian BUMD memiliki tujuan utama untuk menyelenggarakan kemanfaatan umum, memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sesuai dengan kondisi daerah, serta melaksanakan kebijakan pemerintah daerah dalam bidang ekonomi dan pembangunan.

“BUMD memiliki dua tugas utama, yaitu sebagai entitas bisnis dan sebagai penyedia layanan publik,” jelas Dr. Herman.

Dari sudut pandang bisnis, kinerja BUMD diukur berdasarkan kemampuan mencetak laba. Sementara itu, dari sisi pelayanan publik, kinerja dinilai dari sejauh mana perusahaan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan terhadap kedua BUMD tersebut untuk memastikan bahwa peran bisnis dan layanan publik berjalan secara paralel.

“Misalnya, sejauh mana BPR Khatulistiwa mendorong pertumbuhan UMKM, dan sejauh mana PDAM Tirta Khatulistiwa mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Pontianak,” katanya.

Dr. Herman juga menyoroti fakta bahwa sekitar 80 persen warga Pontianak masih bergantung pada air hujan untuk kebutuhan sehari-hari, sementara 20 persen lainnya mengonsumsi air galon. Penggunaan air PDAM saat ini umumnya terbatas pada kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

“Pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi aspek penting yang perlu ditingkatkan. Pemerintah Kota Pontianak harus memastikan PDAM dapat menyediakan air bersih yang layak sehingga masyarakat tidak lagi tergantung pada air hujan,” pungkasnya.

Sumber : Dr Herman Hofi Munawar
Pewarta : Jono Aktivis //98

Berita Terkait

*Perkembangan Kasus Ledakan di Siantan, Kabidhumas : Pelaku Sudah Diamankan.*
*Menjamurnya WNA Masuk Kalbar Pengamat Minta Pengawasan intensif Kantor Kementrian Hukum Dan HAM*
*Terkuak PT Makmur Prima Lestari (MPL) Bangun PKS Tanpa Kebun Sawit*
*Tegakkan Regulasi, Pemerintah Harus Tertibkan Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Kebun di Kalbar*
Penyimpangan Dana Bumdes, APH Segera Turun Tangan
DPP Aliansi Lintas Etnis Kalbar Buka Posko Bantuan untuk Korban Banjir di Kalimantan Barat
APH di Sintang Gagal Berantas Judi Sabung Ayam
Korban Laka Tunggal Akibatkan Jalan Berlubang Terpaksa di Larikan ke Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Gelar Dialog Kebangsaan di Cibarusah, Kang Fuad: Majelis ASTA CITA Adalah Jembatan Ulama dan Pemerintah

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:41 WIB

Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 

Berita Terbaru