Tasikmalaya – Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian dalam kegiatan Hari Amal Bhakti yang digelar Kemenag Jabar . Di tengah ribuan peserta yang memadati lokasi dengan dress code serba putih, kontingen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang tampil mencolok dan percaya diri dengan seragam berwarna kuning nanas yang ikonik.
Pilihan warna kuning cerah ini bukan tanpa alasan. Warna tersebut dipilih sebagai representasi identitas “Kota Nanas” yang menjadi kebanggaan masyarakat Subang Kontrasnya warna kuning di antara “lautan” putih peserta lainnya membuat rombongan Kemenag Kabupaten Subang menjadi pusat perhatian sejak awal dimulainya acara.
Strategi Identitas dan Pengaturan Peserta

Kepala Kantor Kemenag Subang Kh Badruzaman menyampaikan bahwa penggunaan seragam kuning nanas ini merupakan strategi untuk memperkuat branding daerah sekaligus memudahkan koordinasi di lapangan.
“Ketika semua menggunakan warna putih, kita ingin menonjolkan ciri khas Subang agar mudah dikenali, selain untuk kebanggaan daerah, ini sangat memudahkan kami dalam mengatur peserta. Jika ada anggota yang terpisah, akan sangat mudah ditemukan kembali karena warnanya yang paling berbeda,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Keunikan ini pun mendapat apresiasi dari banyak pihak, selain terlihat lebih energik dan segar, kekompakan kontingen kemenag kabupaten subang dianggap memberikan warna baru dalam estetika acara tersebut. Para peserta dari Subang tampak lebih bersemangat dan mudah menggalang barisan berkat visibilitas warna yang tinggi.
Dengan seragam “Kuning Nanas” ini, Kemenag Subang berhasil membuktikan bahwa identitas lokal bisa dibawa ke level yang lebih luas melalui cara yang sederhana namun sangat efektif. Kehadiran mereka tidak hanya sekadar partisipasi, tetapi juga membawa semangat keceriaan dan kebanggaan akan tanah kelahiran.pungkasnya***
































