Kota Tasikmalaya (KEMENAG)
Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI, Dr. H. Abdul Somad, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Jalan Sehat Kerukunan di Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/12/2025). Pengibaran bendera menandai dimulainya jalan kaki yang dimulai dari Masjid Agung ke Alun-alun Dadaha sejauh 1,7 kilometer.
Jalan Sehat Kerukunan merupakan rangkaian dari peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Jabar. Selain itu, ada pula lomba paduan suara dan pertandingan olahraga.
Tampak hadir pada jalan sehat tersebut Kepala Kanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, M.Ag; Wakil Mendagri, Komjen Pol (Purn) Dr. H. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M. Si, M.M.; Japimdum Kejagung RI, Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum; Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, S.Mn., M.Sc.; Kabag TU Kanwil Kemenag Jabar; para kabid dan Pembimas di lingkunan Kanwil Kemenag Jawa Barat; serta para Kepala Kantor Kementerian Agama se-Jawa Barat.
Abdul Somad menjelaskan, dirinya hadir mewakili Menag yang sebetulnya sudah mengagendakan datang. Tapi karena ada tugas yang sangat penting, akhirnya batal ke Tasikmalaya.
“Beliau tidak bisa hadir karena sedang melakukan pendampingan saudara kita, korban bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Mari kita mendoakan dan mendukung para koban segera bangkir dan pulih, serta agar saudara yang lainnya segera membantu,” katanya.
Tema kegiatan ini adalah Fantastik Harmoni Beragama yang intinya adalah pentingnya rukun dan damai. Kalau tidak ada rukun dan damai akan sulit membangun atau meneruskan yang sudah dibangun.
Rawat kerukunan
Abdul Somad mengajak semua pihak bersama-sama merawat kerukuna umat beragama, dengan menebarkan cinta dan kasih sayang. Hal itu merupakan program Menag, yakni kurikulum berbasis cinta dan juga ekoteologi.
“Semua harus cinta, merawat lingkungan. Kalau anda cinta lingkungan, lingkungan akan mencintai anda,” tuturnya.
Dia juga menekankan lagi pentingnya rukun dan damai. Pada sisi lain, Indonesia saat ini sudah menjadi destinasi dan referensi dunia. Harapan dunia untuk ukuran umat beragama adanya di Indonesia.
Kepala Kanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, mengungkapkan bahwa pemilihan Kota Tasikmalaya sebagai lokasi acara bukan tanpaalasan. la menilai kota ini sangat menjunjung Tinggi keberagaman.
“Peserta kalau saya usulkan se-Jawa Barat ini sampai 50 ribu. Mau difokuskan ke Kota Tasik, takutnya tidak muat. Akhirnya memutuskan hanya Priangan Timur. Ini yang hadir 15 ribu.
Dan para kepala kantor melaporkan bahwa kemarin 1 hari saja, sudah mengeluarkan uang hampir Rp 1 juta untuk belanja di Kota Tasik,” kata Dudu. Selain kemeriahan, Kemenag Jabar jugamenunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan 350 paket sembako bagi warga membutuhkan dan melakukan penggalangan donasi untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh.pungkasnya***
































