Menjaga Diri di Kaki Raksasa: Desa Ciloto Siapkan Warga Hadapi Siklus Gunung Gede Pangrango

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:46 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Seperti gunung yang diam namun menyimpan bara, Gunung Gede Pangrango kembali jadi bahan perbincangan serius di Aula Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Senin (10/8/2025). Pemerintah Desa Ciloto bersama BPBD Kabupaten Cianjur menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana erupsi gunung api, mengingat sejarah yang tak pernah lupa mencatat siklusnya.

Dalam catatan lama, tahun 1957 menjadi saksi letusan terakhir Gunung Gede Pangrango. Jika benar siklus 71 tahun itu berlaku, maka sekitar tahun 2028, alam bisa saja kembali menunjukkan amarahnya. “Kami ingin masyarakat siap, bukan panik,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Cianjur, Muhammad Taufik Zuhrizal, di hadapan para perangkat desa dan perwakilan lembaga desa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, tujuan pelatihan ini adalah memberi panduan nyata: apa yang harus dilakukan saat lonceng bahaya dibunyikan. Peserta yang hadir diharapkan menjadi jembatan informasi, membagikan pengetahuan kepada warga yang, di siang hari, sibuk dengan urusan sawah, ladang, atau pasar. “Saat nanti ada kumpulan warga, pesan ini bisa disampaikan, agar tak ada yang lengah,” tambahnya.

Seolah melengkapi bekal kesiapsiagaan, staf pencegahan BPBD, M. Irfan Fauzi, memperkenalkan aplikasi INARISK Personal yang dapat diunduh gratis di Play Store. Aplikasi ini bagaikan kompas di tengah kabut: memberi petunjuk potensi bencana sesuai titik koordinat pengguna, serta langkah-langkah penyelamatan yang tepat.

BPBD juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali siskamling. Selain sebagai pagar keamanan kampung, siskamling dapat menjadi genderang tanda bahaya. “Kentungan bisa jadi bahasa darurat yang dimengerti semua orang,” ujar Irfan. Satu dentang bisa menyelamatkan nyawa, sebelum suara gunung menggelegar. (Rst)

 

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB