Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 20:41 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai –  Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan pada Senin (09/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Binjai tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Binjai Wawan Irawan, Ka KPLP Rudi Icuana Sembiring, Kasi Binadik Andi Gultom, Kasi Kamtib Serikat Sembiring, Kasubbag TU Syamsinar Simatupang, unsur Aparat Penegak Hukum (APH), serta ratusan warga binaan.

Momentum ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Akbar Pasaribu yang dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawah oleh Siska.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam lantunan ayat suci tersebut disampaikan tentang kewajiban berpuasa bagi umat Islam serta keutamaan bulan Ramadan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an.

Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan yang sarat makna untuk meningkatkan kesabaran, keikhlasan dan mempererat kebersamaan.

“Ramadan mengajarkan kita arti kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan. Melalui buka puasa bersama ini, semoga tali silaturahmi semakin erat dan keberkahan Ramadan dapat kita rasakan bersama,” ujar Wawan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga binaan agar menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Dalam menyambut Ramadan mari kita laksanakan ibadah dengan baik dengan penuh keimanan dan ketakwaan. Inilah waktu yang tepat bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanannya,” ungkapnya.

Kalapas menegaskan bahwa keberadaan warga binaan di dalam Lapas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Kalian di sini bukan musibah, jangan pernah putus asa. Jadikan waktu ini untuk memperbaiki diri agar kelak setelah bebas dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Jangan lagi melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Salah seorang perwakilan warga binaan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian serta motivasi yang diberikan oleh pihak Lapas.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Kalapas atas motivasi dan bimbingannya. Kami menjadikan Lapas ini seperti pesantren untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Sunarto, S.Ag. Dalam ceramahnya ia menyampaikan bahwa puasa memiliki banyak hikmah dalam kehidupan umat Islam.

“Puasa mengajarkan kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT,” jelasnya.

Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa siapa yang memberi makan orang yang berpuasa maka akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut.

“Dengan berbuka puasa bersama ini kita dapat mempererat tali silaturahmi. Siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia memperluas silaturahmi,” tambahnya.

Setelah tausiyah dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama antara petugas Lapas, unsur APH, dan ratusan warga binaan dalam suasana penuh kebersamaan.

Usai berbuka puasa, seluruh peserta kemudian melaksanakan sholat Maghrib berjamaah yang dilanjutkan dengan sholat Tarawih berjamaah, sebagai bentuk peningkatan ibadah serta pembinaan spiritual bagi warga binaan selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian bagi warga binaan agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.(AVID)

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola
Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK
Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar
Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta
Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru