Aparat Terekam Salaman dengan Rofiq, Keluarga Fadliana Fadlan, Netralitas Polisi dalam Sengketa Rumah Dipertanyakan Publik

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:36 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Terekam Salaman dengan Rofiq, Keluarga Fadliana Fadlan, Netralitas Polisi dalam Sengketa Rumah Dipertanyakan Publik

Kabupaten Bogor — Pajajaranuodate. com

Sengketa rumah dan lahan yang seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum perdata justru berkembang menjadi situasi mencekam. Keluarga ahli waris memilih bertahan di dalam rumah dengan rasa cemas, sementara di luar, sejumlah orang tampak berkumpul secara terorganisir, memunculkan dugaan adanya tekanan terhadap penghuni.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai kerumunan tersebut tidak hadir secara spontan. Massa disebut-sebut datang secara terkoordinasi dan bertahan cukup lama di sekitar lokasi. Sorotan pun mengarah kepada FF, pihak yang mengklaim kepemilikan lahan, yang diduga menjadi penggerak kehadiran orang dalam jumlah besar.

“Kalau memang punya bukti sah, selesaikan di pengadilan, bukan bawa massa,” ujar seorang warga.
Di tengah situasi itu, aparat dari Kepolisian Negara Republik Indonesia tampak berjaga. Mobil dinas Polres Bogor terlihat di sekitar lokasi. Namun, kehadiran petugas belum sepenuhnya menghadirkan rasa aman bagi keluarga yang bertahan di dalam rumah.
Perhatian publik semakin menguat setelah beredar rekaman yang menunjukkan aparat berjabat tangan dan berbincang akrab dengan Rofiq, kakak dari Fadliana Fadlan, pihak yang berada di kubu lawan sengketa. Interaksi tersebut memicu persepsi kedekatan personal dan menimbulkan pertanyaan soal netralitas petugas.

Tak hanya itu, warga juga mengaku melihat seorang pria yang diduga merupakan anggota Korps Brigade Mobil berpakaian sipil berada di sekitar kerumunan. Sosok tersebut disebut-sebut sebagai Edo, yang oleh warga diduga bertugas di wilayah Cikeas. Hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait kapasitas maupun tugas pengamanan yang bersangkutan di lokasi sengketa.

Kehadiran oknum aparat di tengah kelompok massa tanpa kejelasan peran itu semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat mengenai profesionalitas dan independensi pengamanan.

Pengamat hukum mengingatkan, sengketa kepemilikan rumah dan tanah merupakan ranah perdata yang harus dibuktikan melalui dokumen serta putusan pengadilan. Pengerahan massa atau tekanan fisik maupun psikologis justru berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.
Tindakan intimidasi, ancaman, atau perusakan dapat dijerat Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, di antaranya Pasal 170 tentang kekerasan bersama-sama dan Pasal 406 tentang perusakan.

Sementara itu, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa Polri berkewajiban melindungi masyarakat serta bertindak profesional dan netral.
Masyarakat berharap aparat benar-benar berdiri di tengah dan memastikan hukum ditegakkan tanpa tekanan pihak mana pun.
Sebab dalam sengketa tanah, keadilan semestinya diputuskan di ruang sidang, bukan oleh kekuatan massa.

(Red)

Berita Terkait

PROF DR Sutan Nasomal : HOAX WARTAWAN Tanpa UKW BISA Dipidana. PWI Kab Bogor Wajib Mempertanggungjawabkan Ucapannya di Dunia Pers
Viral!! Muazin Cilik Asal Bogor Raih Juara Favorit MAN Mendunia II
Prof DR Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1,Mendukung Rudi Susmanto Memerangi Semua Kejahatan Di Kabupaten Bogor Hayuu Wargi Sadayana Urang!!!
Seru!! Halal Bihalal PDBN Satukan Tokoh Lintas Generasi di Ciawi, Bogor
Parkir Liar di Lahan Sengketa Gunung Putri Menjamur Lagi, Polisi Didesak Bongkar Aktor Intelektual
Kehadiran Polisi Jaga Kondusifitas Sengketa Lahan di Kota Wisata, Kuasa Hukum Beri Apresiasi
Polemik Parkir di Rumah Sengketa Bogor: Ahli Waris Khawatir Kesehatan Terganggu, Polisi Turun Tangan
Kuasa Hukum Ahli Waris Soroti Ketidakhadiran Tergugat

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru