BMPS Kabupaten Bekasi Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Sekolah Swasta

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:16 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMPS Kabupaten Bekasi Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Sekolah Swasta

Bekasi – Pajajaranupdate.com

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bekasi menggelar Seminar Pendidikan bertema “Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk Peningkatan Kualitas Proses Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Zuri, Kecamatan Cikarang Utara, pada Selasa (10/02/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminar ini diikuti secara antusias oleh jajaran pimpinan yayasan, kepala sekolah, serta para guru, khususnya guru di bidang teknologi informasi dari berbagai sekolah swasta di wilayah Kabupaten Bekasi.Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Nurkholis, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan saat ini telah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi informasi memiliki pengaruh besar terhadap pola dan proses pembelajaran di sekolah.

“Pendidikan harus adaptif dengan perkembangan zaman. Urgensi pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran memang sangat diperlukan, karena siswa kita saat ini, khususnya di jenjang SMP, sudah memiliki jejak digital masing-masing,” ujar Nurkholis.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas siswa kelas VIII dan IX saat ini telah memiliki gawai pribadi. Tanpa adanya pendampingan dan edukasi yang tepat, penggunaan teknologi tersebut dikhawatirkan justru akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan peserta didik.“Ketika anak-anak tidak dibekali pemahaman positif tentang penggunaan AI dan teknologi, gawai hanya akan digunakan untuk scroll media sosial, bermain gim daring, atau sekadar hiburan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Nurkholis menambahkan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran harus diarahkan ke aktivitas yang lebih produktif, seperti desain grafis, pengolahan konten edukatif, hingga pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar.

Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital agar AI digunakan sebagai referensi berpikir dan berkarya, bukan untuk menggantikan daya pikir siswa.Pihak Dinas Pendidikan juga mengakui adanya tantangan terkait pemerataan SDM yang melek teknologi. Sebagai solusi, pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi komunitas belajar guru di setiap sekolah sebagai wadah untuk saling berbagi pengetahuan seputar IT dan AI.Di tempat yang sama, Ketua BMPS Kabupaten Bekasi, KH Ahmad Syauqi, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan wujud komitmen nyata BMPS dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah swasta.

Dalam pelaksanaannya, BMPS turut menggandeng pihak Diginusa.“AI dan pembelajaran koding adalah hal yang tidak bisa kita tinggalkan. Bahkan tanpa kita ajarkan di sekolah, AI sudah hadir di rumah melalui gadget yang digunakan anak-anak,” ungkap KH Ahmad Syauqi.Meski demikian, KH Ahmad Syauqi menegaskan bahwa pemanfaatan AI wajib dibarengi dengan nilai etika dan kemaslahatan agar tidak disalahgunakan.

Ke depan, BMPS berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi menghadirkan pelatihan lanjutan bagi guru dan siswa.

“Kami berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi, khususnya sekolah swasta, terus meningkat dan mampu menyelaraskan perkembangan teknologi dengan nilai-nilai pendidikan,” pungkasnya.

(Rossi/ADV)

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Larang Keras Pungli dan Jual Beli Kursi di SPMB 2026/2027
Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD
JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN
70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan
Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan
“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024
Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi
Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Berita Terbaru