Refleksi Penghujung Tahun 2025, Kepemimpinan ASR–Hugua Dinilai Gagal: Ketika Janji Tinggal Janji

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:45 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pajajaranupdate.com/Jakarta, Rabu 31 Desember 2025 —Satu tahun telah berlalu, namun harapan yang dijanjikan di awal kepemimpinan Andi Sumangerukka dan Hugua (ASR–Hugua) tak kunjung terwujud. Alih-alih menghadirkan solusi, kepemimpinan sepanjang tahun 2025 justru dipenuhi kebijakan setengah matang, komunikasi yang buruk, dan sikap anti-kritik yang terkesan otoriter.

Kepemimpinan yang seharusnya hadir untuk mengayomi berubah menjadi kekuasaan yang sibuk membela diri. Kritik dianggap gangguan, aspirasi diperlakukan sebagai ancaman, dan suara masyarakat sering kali diabaikan. Akibatnya, kepercayaan publik terus menurun, sementara masalah di lapangan semakin menumpuk.

Banyak keputusan diambil tanpa arah yang jelas. Janji perubahan digaungkan, tetapi realisasinya nihil. Transparansi menjadi slogan kosong, partisipasi hanya formalitas, dan tanggung jawab kerap dialihkan dengan menyalahkan pihak lain. Inilah potret kepemimpinan ASR–Hugua yang gagal memahami esensi tugasnya sebagai pejabat negara: melayani, bukan dilayani.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih ironis lagi, kegagalan ini tidak pernah diakui secara terbuka oleh ASR–Hugua. Tidak ada evaluasi yang jujur, tidak ada keberanian mengakui kesalahan. Padahal, pemimpin yang kuat bukan yang selalu benar, melainkan yang mau belajar dan memperbaiki diri agar lebih mawas diri.

Catatan akhir tahun ini adalah pengingat keras bahwa kekuasaan tanpa empati hanya melahirkan jarak, dan kepemimpinan tanpa integritas hanya menciptakan kekecewaan khalayak luas.

Jika pola ini terus dipertahankan, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar citra kepemimpinan, melainkan masa depan Sulawesi Tenggara.

Menjelang tahun baru yang akan berganti, publik tidak lagi membutuhkan janji manis. Yang dibutuhkan adalah perubahan nyata, sikap terbuka, dan kepemimpinan yang berani bertanggung jawab atas kesalahannya. Karena pada akhirnya, sejarah akan mencatat: siapa yang memimpin dan siapa yang gagal menjalankan amanah rakyat.

Catatan ini bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk mengingatkan. Kepemimpinan yang gagal dan otoriter harus dihentikan, bukan diwariskan kepada penerus.

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:48 WIB

Deklarasi Bersejarah di Kota Bogor: Pelajar STM/SMK Bersatu Lawan Tawuran, Bullying dan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:33 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:15 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Dari KI Riau

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Personel Gabungan Diterjunkan, Penanganan Banjir di Gayo Lues Berjalan Cepat dan Terukur

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WIB

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:43 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terbaru