FKUB Kota Bandung Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Pesan Toleransi di Akhir Tahun

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:25 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung menggelar kegiatan doa bersama lintas agama sebagai rangkaian penutup tahun 2024 dan menyambut tahun 2025 bertempat di pendopo walikota bandung selasa 30/12/2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari enam agama, yakni Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

Ketua FKUB Kota Bandung, Prof Dr. H. Ahmad Suherman, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kerukunan di Kota Bandung tetap abadi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memohon kepada Tuhan, jika selama tahun 2024 (2025 dalam konteks pembicaraan) banyak kesalahan, mohon dihapuskan, dan semoga di tahun-tahun mendatang kita bisa menjadi lebih baik tanpa berbuat salah lagi,” ujar Prof. Ahmad saat ditemui setelah kegiatan doa bersama.

Sepanjang masa Natal dan akhir tahun, FKUB aktif mengunjungi berbagai gereja untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian. Prof. Ahmad menekankan tiga poin utama yang terus diusung FKUB

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Memelihara kerukunan antar umat beragama Menciptakan kehidupan yang harmonis dan toleran tanpa memandang suku maupun agama.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena sejauh ini tidak ada perselisihan antarumat beragama yang signifikan di Kota Bandung. “Kalaupun ada riak-riak kecil, selalu bisa kita selesaikan secara humanis,” tambahnya.

Dalam wawancara tersebut, Prof. Ahmad juga menjelaskan sejarah dan filosofi di balik Kampung Toleransi yang pertama kali dibentuk di Kota Bandung pada tahun 2016. Menurutnya, pemilihan kata “Kampung” merujuk pada semangat gotong royong, keakraban, dan kehidupan yang rukun tanpa membedakan status sosial.

“Bandung adalah pelopor Kampung Toleransi di Indonesia. Awalnya kami ingin menamakan Kelurahan Kerukunan, namun setelah berdiskusi dengan para ahli, kami sepakat bahwa toleransi itu tingkatannya lebih tinggi. Jika sudah toleran, pasti rukun,” jelasnya.

Hingga saat ini, sudah terdapat enam Kampung Toleransi di berbagai kecamatan di Bandung. FKUB menargetkan untuk menambah setidaknya dua Kampung Toleransi lagi pada tahun 2026 sebagai upaya mitigasi dini terhadap potensi konflik sosial di masyarakat.

Meski hubungan antar tokoh agama di tingkat atas sudah sangat harmonis, Prof. Ahmad mengakui tantangan terbesar masih ada di tingkat akar rumput (grassroots).

“Kalau di antara para tokoh, kita tinggal ‘ngariung’ (berkumpul) saja sudah selesai. Namun, untuk menjangkau hingga ke lapisan masyarakat terbawah, memang memerlukan waktu dan proses yang cukup lama. Itulah tugas kita bersama ke depan,” tutupnya.

Berita Terkait

Dari Pengguna Sampai Petani Terdampak Narkoba, LSM Desak Sistem Penindakan Dibenahi
Ribuan Jamaah Padati Stadion Galuh Ciamis, Gemakan Sholawat Kebangsaan di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag Jabar
PSI Jawa Barat Gelar Rakerwil, Targetkan Satu Fraksi di DPRD Kabupaten Bandung Barat pada 2029
Kaesang Pangarep Patok Target Tinggi di Jabar, Minta PSI Raih di Atas 5 Juta Suara
Pemerintah Targetkan 15.000 Hunian untuk Korban Banjir Sumatra Rampung Tiga Bulan
Wakapolres Gayo Lues dan Wakil Bupati Tinjau Jalan Terendam Banjir Susulan di Gayo Lues
Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Ke-80 Kemenag Kabupaten Bandung Perkuat Integritas dan Layanan Umat
Sambut Hari Amal Bakti ke-80, Kemenag Kabupaten Subang Perkuat Sinergi demi Indonesia Damai dan Maju

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:50 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:45 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan, Polda Riau Panen Raya Jagung Serentak di Kampar

Senin, 29 Desember 2025 - 18:42 WIB

Kapolda Riau dan Danrem 031/Wira Bima Dorong Penyelesaian TNTN Berbasis Kolaborasi dan Pendekatan Humanis

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WIB

Kapolda Riau Sampaikan Langsung Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Riau Catat Penurunan Kejahatan dan Penguatan Green Policing

Senin, 29 Desember 2025 - 14:06 WIB

SKPK Mengeluh Honor Perjalanan Dinas dan ATK Ditahan Keuangan Gayo Lues

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:57 WIB

PW GPA Sultra Refleksi Akhir Tahun Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Arah Pembangunan Bangsa dan Penegalan hukum di Indonesia

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:48 WIB

Banops TIK Polda Riau Pastikan Kesiapan Teknologi Dukung Operasi Lilin LK-2025

Senin, 22 Desember 2025 - 13:54 WIB

Oknum Ketua RT di Desa Tondonggito Diduga Lakukan Pengancaman Terhadap Warga

Berita Terbaru