Oknum Ketua RT di Desa Tondonggito Diduga Lakukan Pengancaman Terhadap Warga

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 13:54 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Konawe Kepulauan-pajajaranupdete — Seorang oknum Ketua RT di Desa Tondonggito, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan, berinisial JR, diduga melakukan pengancaman terhadap salah satu warganya, MR.

Korban MR mengaku menerima ancaman secara langsung dari JR pada Rabu, 17 Desember 2025, saat dirinya hendak menuju rumah sang paman untuk membantu pekerjaan kelapa. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban berpapasan dengan terduga pelaku di sekitar rumah warga.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan korban, tanpa sebab yang jelas, JR melontarkan kalimat bernada ancaman dengan emosi tinggi.

“Ini sebenarnya sudah ketiga kali saya diancam. Yang pertama lewat pesan WhatsApp, yang kedua saat bertemu di jalan, tapi waktu itu saya memilih tidak meladeni,” ujar MR.

Ancaman ketiga yang terjadi pada 17 Desember tersebut disaksikan oleh warga sekitar. MR menuturkan, ancaman itu dilontarkan dengan nada marah seolah-olah korban telah melakukan kesalahan terhadap pelaku.

“Dia bilang ke saya dengan nada marah, ‘apa lihat-lihat nda lama saya tebas kau’. Ada warga yang melihat langsung kejadian itu,” pungkas MR.

Peristiwa tersebut menuai perhatian warga Desa Tondonggito. Selain itu, terungkap bahwa JR diduga kerap melakukan pengancaman terhadap warga lain, namun selama ini tidak pernah dilaporkan secara resmi.

Secara hukum, pengancaman baik secara langsung maupun melalui media elektronik seperti WhatsApp dapat dijerat pidana. Dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 29 juncto Pasal 45B UU No. 19 Tahun 2016, ancaman kekerasan melalui media elektronik dapat dikenakan pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda hingga Rp750 juta, yang kini juga diperkuat dalam UU No. 1 Tahun 2024.

Atas kejadian tersebut, MR menyatakan telah melaporkan kasus ini secara resmi ke Polsek Waworete, serta menyampaikan laporan kepada Kepala Desa dan Babinsa setempat untuk segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pemerintah desa dapat bertindak tegas guna menjaga keamanan serta mencegah terulangnya tindakan serupa di kemudian hari.

Liputan : Eman

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola
Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK
Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar
Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta
Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru