Universitas Sangga Buana (USB) YPKP menggelar wisuda XXII Gelombang II tahun akademik 2024-2025 dengan meluluskan 921 wisudawan di Harris Citylink kota Bandung, Senin (24/11/2025), sekaligus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sesuai program prioritas Pemerintah menuju Indonesia Emas.
Rektor USB YPKP, Dr. H. Didin Saepudin, S.E., M.Si., menuturkan bahwa tema wisuda tahun ini selaras dengan upaya Nasional dalam memperkuat kompetensi dan daya saing lulusan perguruan tinggi.
“Tema wisuda ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas SDM. Berdasarkan hal itu, LLDIKTI Wilayah IV turut mengapresiasi peningkatan SDM yang dilakukan USB YPKP,” ujar Didin, disela kegiatan wisuda.
Menurutnya, sebagian besar lulusan tahun ini telah terserap di industri dan berbagai sektor kerja, baik lulusan baru maupun mahasiswa yang sebelumnya sudah bekerja. “Alhamdulillah, kita meluluskan cukup banyak, yaitu 921 wisudawan. Diharapkan ada peningkatan kualitas dan kontribusi mereka bagi masyarakat,” katanya.
Didin menambahkan, secara statistik universitas belum mencatat keseluruhan penyerapan pasar kerja, namun diperkirakan lebih dari 50 persen lulusan USB YPKP telah terserap dunia kerja, termasuk pada instansi pemerintahan dan sektor usaha lainnya.
Untuk memperluas peluang kerja lulusan, pihak yayasan terus menyediakan wadah seperti job fair yang rutin digelar kampus. “Melalui job fair, industri dapat melihat potensi dan kesiapan lulusan kita,” jelasnya.
Selain bekerja di sektor formal, sebagian lulusan juga memilih jalur kewirausahaan. USB YPKP menargetkan sekitar 4 persen lulusan setiap tahun menjadi wirausaha baru, yang didukung kurikulum berbasis kewirausahaan dan pelatihan kompetensi.
Ditempat yang sama Ketua Yayasan USB YPKP, Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFRA., CHRM, menyampaikan rasa syukur atas penyelenggaraan wisuda pertama setelah USB YPKP meraih akreditasi Unggul. “Dengan akreditasi Unggul, lulusan USB YPKP memiliki nilai tambah yang besar untuk melanjutkan karier maupun pengembangan diri,” ujar Ricky.
Ia menjelaskan bahwa akreditasi Unggul selaras dengan kebijakan pemerintah mengenai Kampus Berdampak, di mana kurikulum perguruan tinggi harus berbasis kompetensi dan menyiapkan mahasiswa untuk dunia kerja modern. “USB YPKP juga memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang membekali mahasiswa dengan sertifikasi kompetensi BNSP, sehingga lulusan memiliki portofolio resmi yang dapat meningkatkan daya saing saat proses rekrutmen,” imbuhnya.
Selain jalur prestasi dan beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu, USB YPKP juga memiliki program beasiswa publik figur, yang diberikan kepada tokoh maupun figur publik yang tetap memiliki komitmen akademik.
“Ini salah satu wujud apresiasi yayasan dalam mendorong semua elemen berprestasi. Mereka berhak mendapatkan Beasiswa Bhakti Sanggabuana,” ujar Ricky.
Sejumlah publik figur yang menempuh pendidikan di USB YPKP turut hadir dalam momen wisuda tahun 2025 ini, di antaranya yaitu Chika Jesika, Andika, dan Kiki Farel, “Ini melanjutkan tradisi kampus yang sejak lama banyak menghasilkan lulusan dari kalangan artis, atlet, hingga pemain Persib,” terang Ricky.
Dengan akreditasi Unggul, peningkatan kompetensi lulusan, serta komitmen menghadirkan SDM berkualitas, USB YPKP menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang terus berupaya menjawab kebutuhan dunia kerja dan tuntutan perkembangan zaman.***






























