Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menerima kunjungan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, membahas rencana kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang akan digelar di Kota Cimahi dalam waktu dekat.
Dalam pertemuan tersebut, Adhitia menyampaikan gagasan penyelenggaraan konser kesetaraan pertama yang benar-benar inklusif, sehingga masyarakat penyandang disabilitas dapat menikmati dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Ia mencontohkan bahwa Cimahi pernah menyelenggarakan pertunjukan teater bisu tuli, dan pihaknya ingin menghadirkan kembali ruang kreativitas serupa pada peringatan HDI tahun ini.
“Anak-anak Sekolah Rakyat akan tampil membawakan teater di acara HDI. Ini hasil kolaborasi banyak pihak tanpa menggunakan dana APBD,” tutur Adhitia beberapa waktu lalu.
Menurutnya, perayaan HDI menjadi momentum bagi warga Cimahi yang memiliki keragaman latar sosial dan budaya untuk berkumpul dan menunjukkan potensi bersama.
Kami membangun ruang kolaborasi yang melibatkan berbagai komunitas di Cimahi sebagai bentuk komitmen pada inklusi,” ujarnya.
Menanggapi rencana tersebut, Mensos Saifullah Yusuf ataubakrab disapa Gus Ipul, mengapresiasi inisiatif yang memberi ruang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan serta mendorong kesadaran publik
Ini bagian dari kampanye inklusi. Penyandang disabilitas juga mampu berprestasi,” katanya.
Gus Ipul menegaskan bahwa Kementerian Sosial terus bergerak menyempurnakan konsolidasi data penyandang disabilitas, mencakup kategori berat, sedang, hingga ringan.
“Dengan data yang akurat, kita bisa menentukan siapa yang membutuhkan perlindungan dan layanan rehabilitasi sosial. Itu dasar kerjanya,” ujarnya






























