Ketua FKUB Cianjur Tegaskan Komitmen Kerukunan Lewat Kirab dan Pagelaran Budaya

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 20:42 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Cianjur menggelar Pagelaran Budaya Nusantara Lintas Iman 2025, sebuah acara yang isinya penuh warna, penuh budaya, dan penuh senyum, pokoknya kalau datang pasti susah pulang.

Acara ini digelar untuk memperingati Hari Toleransi Internasional dan dihadiri oleh 19 etnis dari berbagai penjuru Cianjur. Berlangsung di Hotel Palace, Desa Cipanas, Kamis (14/11/2025).

Ketua FKUB Cianjur, KH. M. Choirul Anam MZD, menjelaskan bahwa Hari Toleransi Internasional sebenarnya sudah ditetapkan PBB sejak 1996. Cuma, ya begitu… “popularitasnya” masih kalah jauh dari hari Valentine atau hari gajian.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini momentum bagi kita semua untuk saling memahami dan memperkuat rasa persaudaraan,” ujarnya. Intinya, jangan sampai beda iman malah jadi bahan debat sampai lupa makan.

Anam mengungkapkan, FKUB Cianjur sudah cukup lama bergerak dalam urusan keberagaman. Tahun 2023 mereka meresmikan Lembur Toleransi Satyawanaran, tahun berikutnya gelar budaya lintas agama. Tahun ini? Dua hari full acara. Pokoknya kalau toleransi itu lomba lari, FKUB sudah dapat medali emas.

“Hari ini pagelaran Nusantara lintas iman, besok kirab budaya lintas iman. Kita pakai istilah ‘iman’ karena yang ikut bukan hanya dari agama-agama besar. Ada Sunda Wiwitan, Ahmadiyah, LDII, kejawen… pokoknya lengkap, tinggal bikin kartu member saja,” katanya sambil bercanda.

Kirab besok akan dimulai dari Masjid As-Salafiyah Pacet dan berakhir di Satyawanaran, dengan sekitar 1.000 peserta. Setelah jalan jauh, peserta akan makan liwet bersama—karena katanya, makan bareng itu cara tercepat memperbaiki hubungan, bahkan dengan mantan sekalipun. Rangkaian acara ini ditargetkan masuk rekor MURI.

Anam kembali mengingatkan bahwa perbedaan adalah hal yang wajar dan indah.

“Taman bunga indah karena warna-warni. Coba kalau satu warna semua, mirip cat tembok baru dicat. Membosankan. Jadi keragaman ini harus dirawat,” tuturnya.

Warga dari berbagai suku di Cianjur ikut memeriahkan acara, termasuk para mahasiswa STTC, sekolah tinggi teologi, dan berbagai etnis lain yang mewakili banyak provinsi di Indonesia.

Ia juga menyinggung masa ketika Cianjur sempat dicap sebagai daerah intoleran. Tapi menurutnya, stigma itu perlahan memudar.

“Kalau kita terus bikin acara seperti ini, label intoleran itu nanti hilang sendiri. Kayak noda baju dicuci pakai deterjen,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Anam menyampaikan bahwa FKUB berencana meresmikan Kampung Kerukunan di Ciranjang pada akhir Desember. Ibarat menambah “cabang” baru dalam misi menjaga kedamaian Cianjur, (Red)

Berita Terkait

Играть в Joy Casino онлайн — доступ к официальному сайту
Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama Tekankan Integritas dan Perjuangkan Kesejahteraan Anggota BPD di Rakor Karawang
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD Golkar Jabar, Kang Ace Ajak Kader Jaga Kekompakan
M. Iqbal Rachmady: BASNOM HIPMI Otomotif Jabar Jadi Rumah Kolaborasi Lintas Generasi
Pererat Silaturahmi, Adhitia Yudisthira Hadiri Buka Bersama HIPMI Cimahi
Эльдорадо казино обзор платформы — подробный гайд пошагово
Казино Мелбет — официальный сайт и регистрация и игровые функции

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Lima Tahun Dipertanyakan, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Janji Evaluasi Total

Senin, 2 Maret 2026 - 16:33 WIB

Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:45 WIB

Aliansi Ormas Bekasi  Berbagi Takjil Gratis Selama Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:24 WIB

Sawah Jadi Beton: “Bom Waktu” Pembangunan BLK di Sukaasih di Tengah Ketatnya Perizinan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Usai Relokasi Pedagang Pasar Tumpah, Dishub Kabupaten Bekasi Tata Lalin dan PJU

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:12 WIB

Plt Bupati Bekasi Tinjau Langsung Relokasi 500 Pedagang Pasar Tumpah Cikarang

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:34 WIB

Ormas XTC  Sebut Ada 11 Bandar Obat Terlarang di Kampung Kavling, Mendesak APH Segera Menangkap!! 

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:25 WIB

Undang- Undang Tipikor Kepala Daerah Terkait Garifikasi Segera Evaluasi

Berita Terbaru