Langkah Cepat Pemerintah Kecamatan Pacet Selimuti Harapan untuk Alea Yumna

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:56 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

CIANJUR – Di balik wajah mungil Alea Yumna (5), bocah yatim piatu asal Kampung Kebon Salak RT 001/007, Desa Gadog, tersimpan kisah yang membuat siapa pun terdiam sejenak.

Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa, Alea justru berjuang melawan sakit namun tidak sendiri. Pemerintah Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, memastikan penanganan medis dan sosial bagi Alea terus berlanjut, kini telah memasuki tahap kedua.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Pacet Neng Didi, S.H., M.H., pada Kamis (16/10/2025), menceritakan bahwa sejak laporan pertama diterima, langkah cepat segera diambil. Tanpa menunggu waktu lama, pihak kecamatan bersama Puskesmas Pacet, relawan, dan masyarakat setempat bergotong royong menyalakan lilin harapan bagi Alea.

“Saya langsung menanggapi laporan dari warga. Begitu mendengar kabar tentang Alea, saya sendiri datang ke rumah keluarganya untuk memastikan keadaannya,” ujar Neng Didi, matanya menyiratkan kepedulian seorang ibu terhadap anak kecil yang tengah berjuang.

Menurut hasil pemeriksaan sebelumnya di Rumah Sakit Cimacan menunjukkan Alea memerlukan perawatan lebih lanjut. Tanpa menunda, ia dirujuk ke Rumah Sakit Bunut Sukabumi.“Alhamdulillah, kemarin pihak RS Bunut langsung menanganinya,” tutur Neng Didi dengan nada lega.

Proses rujukan dilakukan dengan pendampingan penuh tenaga medis dokter, bidan, dan relawan yang seolah menjadi pasukan kecil pembawa harapan.

“Kami berangkat bersama relawan. Sekarang Alea sudah dirawat di RS Bunut, ditemani sang nenek dan kakek yang setia mendampingi,” jelasnya.

Terkait biaya pengobatan, pemerintah kecamatan memastikan seluruh biaya ditanggung melalui BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Tidak ada sepeser pun yang membebani keluarga.

“Seluruh biaya medis gratis. Sedangkan kebutuhan hidup neneknya selama di rumah sakit kami bantu melalui rereongan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong khas warga Pacet,”ungkap Neng Didi.

Dari hasil koordinasi, diketahui keluarga Alea juga merupakan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan berbagai bantuan sosial lainnya.

“Mereka sudah tercatat sebagai penerima PKH dan bansos pemerintah lainnya,” tambahnya.

Di akhir, Neng Didi menyampaikan doa dan harapannya agar Alea segera pulih.“Semoga ananda Alea segera sembuh, kembali tersenyum, dan bisa menulis cerita baru dalam hidupnya, bukan lagi tentang perjuangan, tapi tentang kebahagiaan,” pungkasnya.(TB)

 

 

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB