Cianjur, – Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, Nomor: 149/PMD.03.04/KESRA, tentang Gerakan Rereongan Sapoe 1000 (Poé Ibu), masyarakat Cianjur menyambut dengan antusias program sosial tersebut.
Program donasi rereongan sapoe 1000 merupakan gagasan brilian KDM, yang menumbuhkan semangat empati dan kepedulian sosial. Gerakan ini berprinsip sederhana namun bermakna dalam: dari kita, oleh kita, dan untuk kita, menjunjung tinggi nilai silih asih, silih asah, silih asuh.

Bertempat di aula Kantor Kecamatan Pacet, Camat Pacet H. Neng Didi bersama unsur TNI/Polri, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, lembaga MUI, tokoh masyarakat, serta warga Cianjur utara, menggelar launching gerakan sosial Sapoe 1000 pada Jumat pagi (17/10/2025).
Dalam sambutannya, H. Neng Didi yang akrab disapa “Uwa” mengatakan,“Pada momentum Hari Kesadaran Nasional ini, kami luncurkan gerakan Sapoe 1000 bagi ASN dan OPD di wilayah Pacet. Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Cianjur Wahyu Ferdian,” ujarnya.

Ia menambahkan,“Seribu rupiah setiap hari kami kumpulkan dalam kotak donasi yang telah disiapkan, sya juga menginstruksikan tujuh kepala desa di wilayah Pacet untuk turut mendukung dan menggerakkan perangkat desa dalam program sosial ini.”
Lebih lanjut, Uwa menjelaskan bahwa hasil donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk untuk membantu biaya pengobatan dan pendidikan bagi warga yang membutuhkan.
“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti di hari ini saja. Semoga semangat berbagi dan nilai sosial ini terus tumbuh, hingga menjadi budaya kebersamaan di wilayah Pacet,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Pacet KH Encep Ibanatul Ahkam, didampingi Sekretaris Umum HM Yusuf Sofyan, turut memberikan apresiasi.

“Program sosial Sapoe 1000 yang digagas Gubernur Jawa Barat dan Bupati Cianjur ini sangat patut kita dukung.
Gerakan ini menjadi pengingat pentingnya infak dan sedekah, serta dapat mengedukasi seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli,” pungkasnya.
Gerakan sosial Sapoe 1000 menjadi landasan nyata kebersamaan lintas sektor di Kecamatan Pacet.
Ibarat air mengalir dari mata air pegunungan Cianjur, semangat berbagi ini diharapkan terus menumbuhkan kesejahteraan sosial di “Kota Seribu Santri” yang penuh dengan nilai gotong royong dan kearifan lokal.
(Tubagus / Restu)






























